Beranda Daerah Diduga Pungli Dana PKH Masih Meraja Lela

Diduga Pungli Dana PKH Masih Meraja Lela

255
BERBAGI

OKU SELATAN, TANJUNG BERINGIN, (Radar News) –¬†Mulianya niat pemerintan untuk mensejahtrakan masyarakatnya melalui Program Kelurga Harapan (PKH) diduga telah tercoreng oleh oknum oknum yang mengambil kesempatan untuk mencari keuntungan Prbadi

Hal ini terjadi di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten Oku Selatan, diduga telah terjadi Pungli terhadap Peserta Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH)

Salah satu diantara Peserta Penerima Manfaat Keluarga Harapan “JM”.Rabu (22/1)saat di komfirmasi oleh wartawan RADAR NEWS.ID, mengatakan, Bahwa pada saat Dua atau Tiga hari akan pencairan dana PKH, maka Kartu ATM milik mereka diduga disetorkan ke Ketua PKH tingkat Desa “Pikri” Alamat Desa Tanjung beringin, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten Oku Selatan. Dan jika Dana PKH tersebut Sudah Cair diduga dipotong oleh Ketua Pengurus PKH “Pikri”. Dengan Alasan Upah untuk Biaya pengambilan Uang di ATM senilai Rp 20,000;(DUA PULUH RIBU RUPIAH) dan Rp 20,000; untuk upah Ketua PKH pada waktu pengambilan Uang

“Pada saat Dua atau Tiga hari akan Pencairan dana PKH, maka Kartu ATM milik kami disetorkan ke Ketua PKH tingkat Desa “Pikri” Desa Tekana, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten Oku Selatan. Dan jika Dana PKH tersebut Sudah Cair diduga dipotong oleh Ketua Pengurus PKH “Pikri”. Dengan Alasan Upah untuk Biaya pengambilan Uang di ATM senilai Rp 20,000;(DUA PULUH RIBU RUPIAH) dan Rp 20,000; untuk upah Ketua PKH pada waktu pengambilan Uang. Ujarnya “Jema,la”. Peserta Penerima Manfaat PKH

Lebih lanjut “JM” kepada kami menceritakan, Pada waktu ada musibah Gempa di tahun 2018 yang lalu Dana PKH yang dia “JM ” terima, diduga dipotong oleh Ketua PKH “Pikri” dengan rincian Untuk SLTP Rp 50,000; dan SLTA Rp 100.000; dengan alasan untuk menyumbang masyarakat yang terkena Musibah Gempa dan menurut keterangan dari Narasumber diduga seluruh Peserta Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan dipotong semua

“Pada waktu ada musibah Gempa di tahun 2018 yang lalu Dana PKH yang saya “JM” terima, diduga dipotong oleh Ketua PKH “Pikri” dengan rincian Untuk SLTP Rp 50,000; dan SLTA Rp 100.000; dengan alasan untuk menyumbang masyarakat yang terkena Musibah Gempa dan saya rasa Dana seluruh Peserta Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di potong semua Pungkasnya”Jema,la”
(JAMHURI)