Beranda Daerah Manfaatkan Lahan Bekas Tambang Untuk Pertanian Organik. Yal Yudian Masuk Nominator Penerima...

Manfaatkan Lahan Bekas Tambang Untuk Pertanian Organik. Yal Yudian Masuk Nominator Penerima Kalpataru 2020

532
BERBAGI

SIJUNJUNG, (RADARNEWS.ID)-Kabupaten Sijunjung masuk kedalam 20 nominasi penghargaan Kalpataru tahun 2020 tingkat nasional. Nominator tersebut berhasil dicapai oleh salah seorang pemuda yang bergerak dibidang pertanian. Yal Yudian, dinobatkan sebagai kategori perintis lingkungan di Kabupaten Sijunjung, serta mewakili Provinsi Sumbar untuk tingkat nasional.(26 april 2020).

Sebelum tercatat dalam 20 nominator, sejumlah tahapan dan penilaian pun telah dilakukan oleh tim penilai, mulai dari Dinas Perkim-LH Kabupaten Sijunjung hingga tingkat provinsi dan di tingkat Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penghargaan Kalpataru merupakan bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan kepada para pejuang lingkungan hidup dan kehutanan. Setidaknya, ada empat kategori penghargaan Kalpataru diantaranya, Perintis Lingkungan, Pengabdi, Penyelamat dan Pembina Lingkungan.

Pengusulan Yal Yudian tersebut melalui jajaran Dinas Perkim-LH Sijunjung yang dipimpin Riki Maineldi Neri mengusulkan nama peserta yang dinilai telah berbuat dan peduli terhadap lingkungan.

“Penilaian dan peninjauan langsung kelapangan dilakukan oleh Dinas Perkim-LH Kabupaten Sijunjung, kemudian diusulkan ke tingkat provinsi, juga melalui dinas lingkungan hidup provinsi Sumbar untuk diajukan ke kementrian,” tutur Yal Yudian.

Untuk diketahui, Yal Yudian merupakan seorang penyuluh pertanian swadaya (pps) yang merintis pertanian ditengah masyarakat dengan memanfaatkan lahan kosong, lahan tadah hujan dan lahan belas tambang, yang diolah dengan pertanian organik.

Ia juga melakukan pembinaan terhadap petani untuk membuat pupuk kompos dari sampah pertanian dan rumah tangga. Pembuatan pestisida alami serta pembibitan tanaman pertanian.

“Intinya kita harus berbuat dulu. Ini berkat usaha kita bersama, Semoga kita bisa mewakili Sijunjung dan provinsi Sumbar pada penghargaan Kalpataru ini. Untuk Sumbar ada dua orang yang masuk nominasi, tapi pada kategori yang berbeda,” tambahnya. (the).