Beranda Banda Aceh Rekapitulasi Data Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kepada Keluarga Miskin Terdampak Covid-19

Rekapitulasi Data Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kepada Keluarga Miskin Terdampak Covid-19

136
BERBAGI

SIMEULUE (RADARNEWS.ID) – Perangkat Desa Linggi Kecamatan Simeulue Timur sedang melakukan rekapitulasi data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Deatline penyerahan data penerima BLT harus segera diserahkan Ke Kecamatan Simuelue Timur besok Jumat, 8 Mei 2020 sesuai dengan instruksi Bapak Kepala Desa berdasarkan musyawarahnya dengan pihak Kecamatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Pemerintahan yaitu Yudhi Pratama yang dibantu oleh Mimi Asmita selaku Direktur BUMDes Desa Linggi kepada media. Kamis 7 Mei 2020.

Validasi data penerima BLT sebanyak 121 KK dan telah dicocokan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial, jika terdaftar dan belum mendapatkan bantuan sosial, maka berhak menerima BLT Dana Dana.

Adapun syarat penerima BLT adalah keluarga miskin yang bukan termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan memang belum pernah sama sekali mendapatkan bantuan sosial.

Penyaluran BLT tersebut bersumber dari ADD 2020 yang tertuang dalam RAPBDes Perubahan, yang diperkirakan cairnya sekitar bulan Juli 2020.

Maka untuk penyaluran BLT, kita tunggu pencairan APBDes perubahan dulu, baru dapat kita salurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Jumlah besaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat sebanyak Rp. 600.000,- / bulan / Keluarga Penerima Manfaat, yang diberikan selama 3 bulan terhitung dari bulan April, Mei dan Juni 2020” jelas Yudhi.

Konfirmasi dengan Pak Sekdes Linggi terkait dengan penyaluran BLT kepada masyarakat, beliau menyampaikan bahwa “untuk penyaluran BLT kepada warga, menurut saya harus segera disalurkan, karena keadaan covid-19 yang sedang mewabah saat ini, apa lagi kita berada dibulan Suci Ramadhan 1441 H, tentu sangat bermanfaat bagi warga bila cepat kita serahkan BLT tersebut.

“Kalau nanti ada Dana Desa yang bisa kita gunakan, maka langsung kita salurkan dan tidak harus menunggu RAPBDes perubahan cair” tutupnya. (Suhardi).