Beranda Banda Aceh Jalan Linggi Sampai Ujung Desa Ujung Tinggi Rusak Parah,Seperti Kubangan Kerbau

Jalan Linggi Sampai Ujung Desa Ujung Tinggi Rusak Parah,Seperti Kubangan Kerbau

146
BERBAGI

SIMEULUE (RADARNEWS.ID) – Lintasan jalan raya yang saban hari di lewati ribuan pengguna jalan dari dan ke Sinabang, Teluk Dalam dan Sibigo tepat nya dari perbatasan Desa Linggi sampai dengan batasan ujung Desa Ujung Tinggi Kecamatan Simeulue Timur saat ini semakin rusak parah.

Demikian amatan langsung media ini di lapangan beberapa hari belakangan.

Adapun lubang jalan di sepanjang lintasan fital yang menghubungkan puluhan desa/gampong dalam Kecamatan Simeulue Timur, Teluk Dalam dan Simeulue Barat itu bertebaran bagai kubangan Babi di sana sini.

Diperedeksi ruas jalan yang berlubang lubang selain dapat membuat pengguna jalan celaka lebih fatal bisa tabrakan dan bagi yang berbadan dua alias hamil bila tak cermat berpotensi abortus di lintasan itu.

Selain jalan berlubang terdapat satu lubang besar sudah seperti kubangan kerbau di kepala jembatan Kuala Makmur yang diamaternya sekira 2 meter x 2 meter dan kedalamannya mencapai dua setengah meter.

Sementara Jembatan Rangka Baja ukuran kecil di Desa Ganting selain bagian ujung jembatan berlubang timur dan barat, plat besi lantai jembatan sudah naik ke atas ujungnya laporan warga sering membuat ban kendaraan kempes bahkan meledak.

Selain itu jembatan tanpa pengaman di dekat Puskesmas Desa Kuala Makmur juga selain bagian atas plat dipenuhi lubang pada kanan dan kiri jembatan gundukan timbunan, mengancam yang melewati jembatan.

Plt. Kadis PUPR Simeulue, Ibrahim SP yang baru saja dilantik untuk kedua kalinya menjadi Plt. Kadis PUPR Simeulue secara bersambung saat dihubungi salah seorang Wartawan Harian Umum Nasional dan beberapa media via telpon Jumat (08/05/2020) mengaku sudah mengetahui hal itu.

“Sudah banyak media dan wartawan yang menghubungi saya. Pak Sumadi dan dari kupas online dan juga beberapa media, saya sudah menjawab itu ruas jalan provinsi, jadi sudah masuk dalam Renja Provinsi dibangun tahun 2022,” jawabnya.

Lebih lanjut disoal Waspada apakah selama ini di Simeulue tidak ada ruas jalan Provinsi yang dibangun di APBK, “itu tidak bisa saya jawab pak, kalau ada harus ada persetujuan provinsi,” ulasnya lagi.

Ditanya soal adanya kabar bahwa Bupati Simeulue saat awal menjabat, persisnya disampaikan oBupati Erli Hasim kepada masyarakat di Masjid Desa Ganting dalam acara Maulid Besar waktu itu akan dibangun bahkan pada tahun 2019, pertanyaan ini tak dijawabnya.

Lebih lanjut meskipun demikian katanya pihak mereka belum lama ini ada mengusahakan melakukan penimbunan lubang-lubang jalan dimaksud dengan meminta partisipasi rekanan dan ini akan diminta bantu lagi untuk penanganannya.(Ar/Red).