Beranda Banda Aceh Terkesan Asal Jadi, Pembangunan MCK Tidak Memiliki Septic Tank Berdampak Terhadap Pencemaran...

Terkesan Asal Jadi, Pembangunan MCK Tidak Memiliki Septic Tank Berdampak Terhadap Pencemaran Lingkungan

327
BERBAGI

SIMEULUE (RADARNEWS.ID) – Pembangunan MCK Meunasah Ar – Rahman, berlokasi di Dusun Sirawik Desa Lugu Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue tidak memenuhi syarat dan dapat mencemari lingkungan.

Laila Heranita, SKM., M.K.M selaku Kasi Kesling dan Kesjaor Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue mengatakan bahwa “syarat jamban/WC sehat adalah apabila tempat pembuangan akhir/septic tank nya ke lahan yg tertutup, sehingga tidak mencemari lingkungan dan tidak bisa dijangkau oleh serangga”, ungkapnya saat dikonfirmasi media. Senin (11/05/2020).

“Apabila jamban/WC sederhana yang closed nya dari corong atau seng bekas, namun pembuangan akhirnya ke lubang yang tertutup atau ke septic tank, itu sudah dikatakan jamban/WC yang memenuhi syarat dan sebaliknya, jika closednya kramik berbentuk leher angsa atau closed duduk sedangkan pembuangan akhirnya ke sungai, laut atau ke lahan yg terbuka maka masih dikatakan Buang Air Besar Sembarangan (BABS)” jelasnya.

Tempat terpisah, media meminta tanggapan kepada Plt. Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Simeulue yaitu Bapak Dodi Juliardi Bas, SSTP., MM, terkait dengan limbah manusia yang langsung dialirkan ke sungai membenarkan bahwa “sangat merusak dan mengakibatkan pencemaran lingkungan” pungkasnya.

“InsyakAllah, akan kita tindaklanjuti melalui surat himbauan kepada para camat untuk bisa diteruskan ke masing – masing desa” tegasnya.

Diketahui oleh media pembangunan MCK tersebut bersumber dari DD 2019 senilai Rp.13.688.859, beliau menjawab “waduh kalau terkait fisiknya kita tidak ada kewenangan, namun kalau pengamatan saya secara pribadi tidak wajar” katanya.

Saya sarankan bisa diteruskan ke Camat Simeulue Timur atau Inspektorat, terimakasih” tutupnya. (SM).