Beranda Daerah SKK Mingas diminta Stop Melakukan Impestasi Pembohongan Publik Dan Menyebarkan Berita Bohong

SKK Mingas diminta Stop Melakukan Impestasi Pembohongan Publik Dan Menyebarkan Berita Bohong

529
BERBAGI

Muara Teweh (RADARNEW.ID)- Berita bohong atau hoaks pada masa pendemi virus corona di Indonesia tersebar di masyarakat. Bahkan tak jarang masyarakat termakan informasi-informasi menyesatkan tersebut.

Terbaru, beredar kabar satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) menginisiasi kegiatan “Sapa Wartawan” dengan memberikan bantuan sosial kepada seluruh wartawan se Barito Utara, Kalimantan tengah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Kepala SKK Migas Kalsul Syaifudin mengatakan, kegiatan “Sapa Wartawan”, yang dilakukan untuk menyapa dan silaturahmi kepada wartawan lokal guna saling dukung dan menguatkan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Ketua Ikatan Wartawan Online Barito Utara, Hison mengatakan pernyataan Kepala SKK Migas Kalsul Syaifudin, yang di beritakan bahwa wartawan se Barito Utara akan mendapat bantuan Sosial adalah berita bohong atau Hoax.

” Jangan jual nama wartawan se Barito Utara, kami dari IWO tidak pernah sama sekali mendapat bantuan apapun dari SKK Migas melalui Ophir Indonesia anak Medco Internasional,” ujar Hison di Muara Teweh, Sabtu (16/5/2020).

Ia menambahkan, pihak Ophir atau Medco di Muara Teweh harus bertanggungjawab atas beredarnya berita bohong ini, seharusnya saat masyarakat menghadapi pandemi Covid-19, pihak Ophir atau Medco jangan melakukan hal kebohongan kepada publik bahwa wartawan se Barito Utara telah menerima bantuan sosial.

” Saya ada membaca di salah satu media online dengan judul Sebelum lebaran, SKK Migas janji bagi bansos untuk wartawan se Barut, dan saya tegaskan kami dari IWO tidak pernah sama sekali menerima bantuan apapun dari SKK Migas,” tutup Hison

.(HERTOSI).