Beranda BLT Masyarakat Desa IPU Keberatan Atas Berita Iwan Terkait BLT, Camat Lahei Angkat...

Masyarakat Desa IPU Keberatan Atas Berita Iwan Terkait BLT, Camat Lahei Angkat Bicara

631
BERBAGI

Muara Teweh, (RADARNEWS ID) -Terkait Kisruh BLT Di Desa IPu, Kecamatan, Lahei, Kabupaten Barito Utara,provinsi Kalimantan Tengah akibat postingan salah satu warga yang bernama Anto melalui akun Facebook Hanto Aza Als. Anto diduga digoreng oknum seorang wartawan.

Sanupeli salah satu warga Selasa, 2/6/2020 menuturkan, “Sangat disesalkan atas kejadian tersebut yang diduga sengaja di goreng salah seorang oknum media (terbitan.com) yang bernama Iwan, dan hal ini berakibat patal kerna dapat memancing emosional warga. Setempat,

Peli menjelaskan hal ini positip di goreng salah satu oknum kerna diketahui, belum menandatangan surat pernyataan permohonan ma’ap oleh Anto atas postingan Fb nya, terlebih dahulu Iwan meluncurkan beritanya yang menuliskan judul berita “BLT-DD Desa Ipu Satu ATM Dua KK Yang Menerima, Warga Desa Ipu Bernyanyi”.

Menurut Peli yang mewakili warga pelaksanaan penerima BLT sudah sesuai ketentuan, hal tersebut sebagaimana kesepakatan warga yg tertuang di dalam Musdesus.

Penereima BLT berjumlah 156 KK yang diberikan ATM, terkait penggunaan dana terserah pada penerima untuk membagikan kepada keluarganya, sedangkan Anto yang membuat postingan dimaksut ber KTP (Ganda) yg sebetulnya telah melakukan penggandaan data sebagaimana Ketentuan pada bagian DISDUKCAPIL dan jelas postingan tersebut mengandung ujaran kebencian yang menyatakan Ketua Rt.

Peli juga mengingatkan agar oknum media tidak memanfaatkan situasi pemberitaan yang dapat memimbulkan emosional warga bahkan dapat membuat kericuhan.

Melalui Telpon Selulernya Rosihan. S.Pd. selaku Camat di Kecamatan Lahei, mengatakan supaya menyampaikan ke salah satu wartawan pemberita An. Iwan untuk menarik beritanya kerna dianggap Melakukan Pencemaran Nama Baik desa yang bersangkutan bahkan dapat memperkeruh suasana serta memunculkan emosi warga dan bila berita tersebut tidak di tarik saya juga merasa keberatan. Imbuhnya.

Namun saat di kompirmasi (Iwan) melalui tulisan WA nya malah mengatakan “itu sudah sesuai kewenangan media, Kata Iwan.
(hertosi/tim).