Beranda BLT Rapat Penegasan Penerima BLT Desa Ipu’ Tidak Ada Lagi Satu Rekening Dua...

Rapat Penegasan Penerima BLT Desa Ipu’ Tidak Ada Lagi Satu Rekening Dua Penerima

503
BERBAGI

Muara Teweh, (RADARNEWS.ID) -Pemerintah Desa Ipu, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, provinsi Kalimantan Tengah, hari ini Jumat, 5/6/2020 telah melaksanakan Musdesus Penegasan Penerima BLT DD dan BLT Provinsi, yang dihadiri oleh semua unsur Tripika Kecamatan, diantaranya Camat, Kapolsek, Kuramil, BPMD, Tim Pendamping dan seluruh masyarakat desa setempat

Setelah pembukaan rapat terbuka, Juari. selaku Pj. Kepala Desa menegaskan, “bagi penerima Bantuan Lansung Tunai BLT yang bersumber dari DD dan BLT Provinsi tidak ada lagi sebutan Satu Rekening Dua Penerima” kerna hal tersebut sekalipun baik bagi masyarakat tetapi berdampak bagi pihak pemerintah penyelenggara

“‘sekalipun ada kesepakatan antara seluruh masyarakat yang di ketahui oleh pemerintah desa seperti kemaren” tidak ada lagi kata-kata satu Rekening dua Penerima, “jika dari 156 anggota penerima BLT DD mau atau tidak untuk membagikan kepada sanak saudara atau keluarganya, itu terserah si-penerima kerna itu sudah menjadi hak mutlak sepenuhnya oleh penerima. Kata Juari

Pada kesempatan yang sama Rosihan. S.Pd. selaku Camat di Kecamatan Lahei, meminta agar pemerintah desa selambat-lambatnya dalam waktu 5-7 hari harus membuat dan menempelkan Stiker yg di tempelkan pada rumah warga miskin penerima BLT DD, hal tersebut bukan saja sesuai aturan tetapi juga untuk mengurangi kecemburuan sosial dan supaya tidak lagi terulang kejadian pemanpaatan Impormasi seperti konflik media sosial kemaren.

Rosihan S. Pd menambahkan Bukan hanya itu Pemerintahan desa juga harus segra menyeleksi kembali dengan sangat teliti agar penerima PKH, BLT DD dengan penerima BLT Provinsi yang akan di bagikan besok supaya tidak terdabling atau doubel

Setelah terlaksana Penegasan Musdesus ini kita berharap tidak ada lagi komplik sosial yang dapat di manfaatkan oleh oknum-oknum kepentingan diluar sana dan Hasil musyawarah persetujuan masyarakat peserta rapat ini kita tuangkan di dalam berita acara kata Rosehan S.Pd.

(Hertosi/tim).