Beranda Daerah Terkait Arogannya Kepsek SMAN 01 Tanjung Raya Kepada Jurnalist Ketua LBH NUSANTARA...

Terkait Arogannya Kepsek SMAN 01 Tanjung Raya Kepada Jurnalist Ketua LBH NUSANTARA SAKTI Dan Waketum LSM GABB Jefry JRS Manopo S.H.MA Angkat Bicara

83
BERBAGI

Mesuji,(RADAR NEWS.ID)-Tidak sepantasnya seorang tenaga didik yang berpendidikan apalagi seorang kepala sekolah yang bergelar Sarjana mengucapkan perkataan yang tidak pantas untuk di ucapkan kepada awak media dengan alasan lagi mumet.Senin (03/08/2020).

Hal tersebut menuai protes keras dari kalangan Aktivis Penggiat Anti korupsi,Jurnalis dan LSM lainnya,salah satunya Ketua LBH NUSANTARA SAKTI dan Wakil ketua umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gabungan Anak Bangsa Berkarya (LSM GAAB) Jefry JRS Manopo S.H.MA.
“Apa yang dikatakan oleh kepala sekolah tersebut sangat tidak pantas untuk diucapkan,apabila pada saat itu dia belum siap untuk dikonfirmasi terkait adanya kegiatan pembangunan rehab disekolah yang ia pimpin,dia tinggal jawab aja kalau untuk saat ini belum di konfirmasi dengan berbagai mac alasannya,gk perlu dia berkata kasar,bernada tinggi dan bersikap Arogan”Jelas Jefry

“Kami berharap Sudomo selaku kepala sekolah SMAN 01 Tanjung Raya Kabupaten Mesuji meminta maaf dan mengklarifikasi apa yang telah ia katakan kepada beberapa awak media,kalau tidak permasalahan ini akan kami kawal terus sampai dimana pun”Ungkap Jefry

Diberitakan sebelumnya,berawal dari ketika beberapa awak media ingin bertanya (Konfirmasi) terkait adanya kegiatan pembangunan rehab di Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) 01 Tanjung Raya Kabupaten Mesuji yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK)  DISDIKBUD Provinsi Lampung tahun 2020 dimana dana tersebut digunakan untuk rehab beberapa ruang sekolah di antaranya;rehab perpustakaan,rehab rehab kantor/ruang guru,rehab kamar mandi/toilet dan rehab ruang kelas.

Menurut hasil penelusuran kami,terdapat kejanggalan dalam realisasi pengerjaan kegiatan pembangunan rehab tersebut, sehingga awak media tertarik ingin mempertanyakanya, konfirmasi dan klarifikasi kepada Sudomo selaku kepala sekolah dan sebagai penanggung jawab anggaranya.

Saat awak media bertemu dengan Sudomo,walau ia sempat menolak untuk dikonfirmasi mengatakan dan membenarkan bahwa memang ada kegiatan pembangunan rehab disekolahnya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) DISDIKBUD Provinsi Lampung.

Namun sangat di sayangkan saat awak media bertanya lebih jauh kepada Sudomo terkait adanya kegiatan pembangunan rehab disekolahnya dengan wajah yang kurang bersahabat dan terkesan acuh serta bergaya preman Sudomo berkata;

“Dalam kegiatan pembangunan rehab ini kami ada tim yang terdiri dari saya sebagai kepala sekolah,konsultan,dewan guru dan komite sekolah,kegiatan pembangunan rehab ini sudah berjalan dan sebelumnya sudah kami ajukan ke provinsi,apa ada yang salah?”

“Sudahlah tidak usah banyak tanya, saya sekarang lagi mumet, kedatangan kalian sebenarnya mau apa? saya tau pekerjaan wartawan dan LSM seperti apa, apa salah kalau saya mendapatkan bantuan?”

“Saya ini sudah bekerja dengan benar, bantuan ini saya ajukan sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan sudah melalui estimasi dan persentase, tidak usah nanya-nanya gitulah, kalian ini bikin saya emosi aja bikin jadi pikiran saya aja” Ucap Sodomo.

Lebih lanjut ketika ditanya,bagaimana apabila dalam pengelolaan belanja dalam kegiatan pembangunan rehab tersebut terdapat sisa anggaran?
“Kalau ada sisa anggaranya ya masuk kantong pribadi kepala sekolah dan panitia lah,memang kenapa?”Ungkapnya dengan nada tinggi.

Jadi kuat dugaan bahwa pekerjaan rehab sekolah SMAN 01 Tanjung Raya tidak sesuai Juknis,diduga ada tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Sudomo untuk meraih keuntungan secara pribadi ataupun golongan.Bersambung…(Rach/tim)