Beranda Daerah Proyek Bangunan Pagar dinas Pertanian Terkesan Tak Bertuan

Proyek Bangunan Pagar dinas Pertanian Terkesan Tak Bertuan

146
BERBAGI

Metro, (RADARNEWS ID)- Pekerjaan proyek Pagar Dinas Ketahanan Pangan,Pertananian dan Perikanan Kota metro Lampung dengan menggunakan anggaran APBD 2020, sudah berjalan 40 persen Pengerjaannya, namun tidak dilengkapi papan nama proyek.

Di lokasi pekerjaan pembangunan pekerjaan sedang berlangsung sekitar setengah bulan ini , namun hingga kini, tidak terpampang papan proyek yang harusnya menjadi prioritas pelaksanaan proyek.

Selain tidak terpasang papan proyek juga tidak adanya pengawasan baik itu dari Pejabat Pembuat Kometmen (PPK), dan konsultan bangunan, jadi pembangunan pagar tersebut terkesan tak bertuan.

Kami juga tidak tahu proyek itu prusahaan mana yang mengerjakan, dan besaran nilainya juga tidak di ketahui karna tidak adanya papan proyek.ujar muslim selaku kepala tukang di lokasi.pada Selasa (4 agustus 2020).

Nampak di lokasi ada sekitar ada 6 orang pekerja yang lagi tampak sibuk melakukan aktivitasnya. Meski begitu, mereka tidak mengetahui secara pasti, proyek tersebut berasal dari mana, dan siapa pelaksana.hanya sebatas yang nyuruh kami bekerja itu pak agus yang mengaku selaku kontraktor bersama kami ungkap Muslim.

Selain itu juga tukang Bangunan di antaranya mengakui bekerja tidak menggunakan Rencana Anggaran Belanja (RAB).karna kami hanya sebatas di suruh bekerja dengan tidak menggunakan acuan, baik itu gambar ataupun RAB,  karna Gambar dan RAB nya di pegang sama pak agus.jelasnya.

Masih di katakan muslim, kami hanya sebatas pekerja harian buruh lepas jika selaku kepala tukang dengan upah Rp 100 ribu per hari,dan jika untuk kernet tukang dengan upah Rp 80 ribu per hari.ucapnya.

Bersamaan itu, Agus mengaku Selaku Kontraktor mengatakan jika Plangnya proyek tersebut sebenarnya sudah ada namun belum terpasang, plang tersebut masih di dalam mobil.ungkapnya

Tambahnya, mengenai nilai Paket proyek di 2 titik itu untuk pembangunan pembuatan pagar senilai Rp 199 juta sekian lupa komanya, dan untuk pembuatan Garasi atau tempat parkir senilai Rp 178 juta sekian,tutup agus.

(red).