Beranda Daerah DINAS KESEHATAN LAMPUNG TIMUR LAKSANAKAN KEGIATAN MONEV KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI (KAP)

DINAS KESEHATAN LAMPUNG TIMUR LAKSANAKAN KEGIATAN MONEV KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI (KAP)

530
BERBAGI

Lampung Timur, (radarnews.id)-Dalam Rangka Intervensi Penurunan Stunting di 15 Desa Lokus Stunting Kabupaten Lampung Timur Tahun 2020, Latar Belakang Indonesia masih dihadapkan pada masalah Stunting (gizi buruk kronis) berdasarkan laporan Riset Kesehatan Dasar(Riskesdas) Kementrian Kesehatan pada tahun 2013, Provinsi lampung memiliki angka tertinggi stunting ke lima yaitu sebesar 42,63% . Pada tahun 2018 angka Stunting Provinsi lampung Secara Nasional menunjukkan perkembangan yang semakin membaik dengan posisi ke 25 dari 34 provinsi (27%).

Dr.Nanang Salman Saleh Kepala Dinas Kesehatan Lamtim,di ruang Kerjanya (28 desember 2020), mengatakan Konvergensi percepatan pencegahan stunting merupakan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu pada kelompok sasaran prioritas yang tinggal di desa lokus penanganan stunting. Penyelenggaraan intervensi gizi spesifik dan sensitive secara konvergen dilakukan dengan mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan pencegahan stunting.
Dalam pelaksanaannya upaya konvergensi percepatan pencegahan stunting dilakukan mulai dari tahap perencanaan penganggaran,pelaksanaan hingga pemantauan dan evaluasi
II. Tujuan

Memastikan agar pelaksanaan Aksi Integrasi (Komunikasi Antar Pribadi) secara berkualitas
Mengidentifikasi praktek yang baik dalam pelaksanaan Aksi Integrasi di Kabupaten dan desa lokus
Memberikan Umpan Balik kepada OPD dan desa lokus tentang pelaksanaan Aksi Integrasi
III. Pelaksanaan Kegiatan
1.Kegiatan dilaksanakan di 15 desa lokus Stunting ( Pekalongan,adirejo, siraman ,Gondang Rejo, Purbosembodo,Sumber agung, margosari, magajaya, Pelindung jaya, Sri gading, Rejobinangun, Banarjoyo, Sumber rejo dan Nampi Rejo) desa tersebut tersebar dibeberapa kecamatan : Pekalongan, Metro kibang, Batanghari, Raman Utara ,Gunung Pelindung dan Labuhan Maringgai
Kegiatan meliputi : penyediaan Ruangan Konseling dan alat bantu komunikasi
2. Tahapann Strategi komunikasi yang diberikan ( analisa situasi, menentukan kelompok sasaran, menyusun dimensi pesan, pendekatan komunikasi , mengelola saluran komunikasi dan mendesain materi komunikasi

3. Rencana Aksi Komunikasi perubahan perilaku
Meliputi Puskesmas (tenaga dokter, Bidan kesehatan lingkungan,Promosi kesehatan dan Gizi)
Pemerintahan Desa (adanya sosialisasi, Rencana Aksi, Pemutahiran Data, Rembuk Stunting, peningkatan SDM Kader, penyelenggaraan PAUD)

IV.Waktu dan Tempat Desember 2020.

Jam : 08.00 Wib s.d selesai

Tempat : 15 desa lokus Stunting Jelas Nanang.

((red).