Beranda Daerah Di duga Terpeleset Warga Pringsewu di Temukan Tewas Mengambang di Kolam

Di duga Terpeleset Warga Pringsewu di Temukan Tewas Mengambang di Kolam

63
BERBAGI

Pringsewu, (radarnews.id)-Warga Pekon Sukamulya kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu di gegerkan dengan penemuan mayat salah satu warganya terapung di kolam ikan dibelakang rumahnya dalam keadaan sudah meninggal.

Abdul Hak (77) pertama kali ditemukan oleh Alfa (11) yang tak lain adalah cucu korban, dalam posisi terapung telungkup di dalam kolam berukuran 3×2 meter dengan kedalaman 1 meter pada Rabu, 13 Januari 2020 pukul 07.00 Wib.

Guna memastikan kematian korban, Polsek Sukoharjo dengan dibantu Tim INAFIS Satreskrim Polres Pringsewu melaksanakan olah Tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir, SH mewakili Kapolres Pringsewu AKBP. Hamid Andri Soemantri SIK, menyatakan bahwa selama ini korban hanya tinggal bertiga bersama istri dan cucunya Alfa dan setiap hari korban mempunyai aktifitas rutin bangun pagi sebelum waktu sholat subuh.

“korban pertama kali ditemukan oleh cucunya pada pukul 07.00 Wib dalam posisi sudah mengambang di dalam kolam ikan yang terletak dibelakang rumah korban “ungkap kapolsek

Ia menjelaskan kolam ikan tempat ditemukanya korban berukuran 3×2 meter dengan kedalaman sekitar 1 meter dan tidak terdapat pagar pembatas.

setelah petugas kepolisian dan medis datang kemudian jenazah korban langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan medis dan identifikasi oleh petugas medis dan Kepolisian.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim INAFIS bersama tim medis UPT Puskesmas Banyumas, bahwa di tubuh korban tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban dipastikan meninggal dunia karena tenggelam,” ungkapnya.

Kapolsek menduga sebab sampai korban jatuh kedalam kolam akibat terpeleset waktu akan menghidupkan kran penambah air saat berwudhu.

“dugaan sementara korban terjatuh kedalam kolam akibat terpeleset saat akan menghidupkan kran air waktu mengambil air wudhu” Pungkas Kapolsek Sukoharjo.

Terkait dengan kejadian tersebut pihak keluarga menerimanya sebagai musibah dan menolak korban untuk dilakukan otopsi. Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

(Imron)