TUBA,(Radarnews.id)– Proyek pembangunan jalan nasional berupa tambal sulam di jalan Lintas Timur Menggala, kabupaten Tulang Bawang, provinsi Lampung diduga tidak berkualitas. Hal ini diungkapkan sejumlah warga, ketika melalui jalan diwilayah setempat. Minggu (04/ 04/2021)
Beni (32) atau warga yang melintasi jalan itu mengatakan, dirinya menilai proyek tambal sulam di jalan Lintas Timur khususnya arah Terminal Menggala, pengerjaannya ditengarai asal – asalan hingga terkesan tidak berkualitas. Bahkan kata Beni, jika dibandingkan dengan jalan yang sudah lama itu lebih mulus dari jalan yang baru dilakukan perbaikan tambal sulam tersebut
“Ini jalan lintas antar provinsi bukannya tambah bagus, malahan jalannya bergelombang, berbahaya juga bagi kami pengendara roda 2. Bisa kita lihat saja aspalnya pun begituan, sudah itu aspalnya tidak rata menutupi batu – batu kecil yang dijadikan material penambalan jalan ini, dan itu berarti masih terdapat banyak celah air yang akan masuk kedalamnya. Saya yakini kalau jalan yang baru saja di tambal seperti itu akan lebih duluan hancur ketimbang jalan yang lama, itu berarti pekerjaan penambalan sekarang ini tidak berkualitas,
Hampir senada dengan Beni, Andriyanto (22) atau warga kecamatan Menggala, menuturkan juga rasa kecewaaanya ketika melewati jalan Lintas Timur Menggala yang terkesan asal jadi, hingga dirasakannya jalan bergelombang.
“Saya sangat kecewa melintas jalan lintas timur yang telah diperbaiki oleh pemerintah saat ini. Sudah jalannya bergelombang, aspal diatas badan jalan ada yang amblas seukuran jengkalan tangan manusia bukannya diperhatikan, sudah itu ditambah lagi kualitas tambalan aspalnya yang masih banyak pori – pori untuk air masuk kedalamnya. Yang jelasnya, kurang nyaman lah kalau jalannya gelombangan seperti ini”. Ungkapnya pada awak media
Lebih lanjut, dirinya berharap Pemerintah atau Dinas terkait dapat menyikapi pekerjaan tambal sulam Lintas Timur yang baru dikerjakan, dan disinyalir asal jadi tersebut. Karena sambung Ia, selain berpotensi merugikan pemerintah dimasa mendatang, dan tentunya berimbas pada kenyamanan pengguna jalan
“Tentunya kami masyarakat berharap, pemerintah ataupun dinas yang terkait dapat turun kelapangan untuk melihat pekerjaan tambal sulam lintas timur yang diyakini asalan-asalan. Sebab, bukan hanya karena bergelombangnya jalan yang berdampak pada kenyamanan kami pengendara, kedepan diyakini juga pemerintah akan merugi karena selalu mengeluarkan uang, untuk memperbaiki jalan yang telah diperbaiki sebelumnya, pastinya akibat dari kualitas pengerjaan yang dipertanyakan seperti ini”. Harapnya
( Sod )



