Beranda Daerah Saksi Kasus Aliran Dana Rehab SMPN 10, Bisa Jadi Tersangka

Saksi Kasus Aliran Dana Rehab SMPN 10, Bisa Jadi Tersangka

136
BERBAGI
Poto : Supardi Tsk Kasus SMPN 10 Pake Rompi Orange

Metro, Lampung ,( Radarnews.id )- Kejaksaan Negeri Kota Metro memastikan para penerima aliran dana dari anggaran proyek rehabilitasi gedung SMPN 10 Metro tahun 2017 akan dihadirkan dalam persidangan, tidak tertutup mungkin status Saksi berubah jadi Tersangka.

Keterangan para saksi dibutuhkan demi membedah kejanggalan penggunaan dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja Negara untuk rehap SMPN 10 Kota Metro.

“Semua saksi yang terlibat perkara akan dihadirkan,” ujar Kasi Intel Kejari Metro, Rio Halim, pada Kamis, (19 Agustus 2021).

Saat ini, Jaksa Penuntut Umum masih menyusun daftar nama yang akan dipanggil. Untuk sidang dengan agenda pemeriksaan saksi akan digelar pada 25 Agustus 2021 di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, ujar Rio.

Sebelumnya telah diberitakan di sebuah Media on line, bahwa uang pembangunan tersebut mengalir ke sejumlah Oknum demikian Rio menirukan perkataan Tersangka Supardi, eks Kepala SMPN 10 Kota Metro.

Menurutnya, hasil pemeriksaan terhadap Tersangka Supardi, yang bersangkutan telah menyerahkan sebesar Rp 30 juta kepada terdakwa Abdul Basit, Guru SMPN 10 Kota Metro, serta ke beberapa Pengurus proyek rehabilitasi gedung sekolah lainnya dengan total Rp42,5 juta.

Supardi juga dikabarkan menyetor ke Mustoha, Ketua salah satu Organisasi Pers di Kota Metro sebesar Rp12Juta. Selanjutnya, uang senilai Rp136,3 juta untuk kepentingan pribadi Tersangka Supardi.

Selain itu, ada juga pinjaman pribadi dari saksi Parminto dan saksi Gatot Siswanto untuk pemberian uang saku ke wartawan sebesar Rp3,8 juta. Uang tersebut berasal dari terdakwa Abdul Basit, tutup Rio.

(Krisna).