Beranda Daerah Hasil Hearing Komisi I DPRD, Tim Gabungan Akan Kosongkan Lapak Lapo Tuak...

Hasil Hearing Komisi I DPRD, Tim Gabungan Akan Kosongkan Lapak Lapo Tuak Di Pasar 24 Tejo Agung

214
BERBAGI

Metro, Lampung,( Radarnews.id)- Menindak lanjuti hasil hearing DPRD setempat, Pemerintah kota Metro, sepakat membentuk Tim gabungan dan Pejabat Kelurahan 24 Tejo Agung, untuk melakukan penertiban terhadap aktivitas yang mengundang kerumunan Warga. seperti beberapa Lapak Lapo Tuak di kawasan kios Pasar Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur.

Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Metro, Imron kepada Media belum lama ini. Ia mengatakan, eksekusi pengosongan lima lapak Lapo tuak akan dilakukan pada 9 September 2021 mendatang.

“Rencana penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan Masyarakat Tejo Agung dan hasil hearing dengan komisi I DPRD setempat Itu, juga sesuai hasil rapat tim terpadu pada 3 September 2021 yang di pimpin Pak Sekda dan dihadiri oleh Asisten 2, Kabag Ops Polres, unsur TNI, Kadisdag, Pol-PP, Plt. Kabag Hukum, Plt. Lurah Tejo Agung, dan Ka. UPT Pasar Tejo Agung,” kata Imron kepada Radarnews.id pada Minggu (5/9/2021).

Imron mengungkapkan, sebelum melakukan penertiban pihaknya telah terlebih dahulu memberikan himbauan, teguran hingga penyegelan kepada Pengguna Lapo tuak masing masing.

“Iya, jadi lapo tuak itu sudah diberikan himbauan, teguran, peringatan dan pernah disegel, namun masih membandel. Sehingga akan dilakukan penertiban untuk mengosongkan Lapo tuak tersebut,” ungkap Imron.

Kasat Pol-PP itu juga mengakui, sebanyak 80 personel gabungan akan diterjunkan untuk melakukan pengosongan lapak Lapo tuak di Pasar Tejo Agung tersebut.

“Rencananya tim gabungan melibatkan 80 personel untuk melakukan pengosongan lima Lapo tuak di pasar itu, Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol-PP, TNI, Polri, Satpam Pasar dan Dinas Perdagangan diterjunkan guna melakukan pengosongan,” paparnya.

Imron mengakui, usai melakukan penertiban terhadap Lapo Tuak Pasar Tejo Agung, pihaknya akan melakukan penertiban terhadap semua lapo tuak yang ada di Kota Metro.

“Selain lima kios itu kita akan lakukan penertiban terhadap seluruh Lapo tuak di Metro. Sesuai dengan perintah Walikota untuk melakukan penertiban terhadap kios yang menjual Miras maupun tuak di Metro,” tandasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan jadwal eksekusi pengosongan akan berlangsung pada 9 September 2021 mulai jam 10.00 WIB dengan melibatkan 80 personil gabungan. Sebelum penertiban, pada tanggal 6 dan 7 September 2021 petugas akan memberikan imbauan terakhir agar pemilik lapak lapo tuak segera mengosongkan lapaknya.

(Krisna).