Beranda Daerah Lapas Kelas IIA Metro Simulasi Damkar menggunakan APAR

Lapas Kelas IIA Metro Simulasi Damkar menggunakan APAR

103
BERBAGI

Metro, Lampung,(Radarnews.id)-Lapas kelas IIA Metro gelar simulasi pemadaman api kebakaran menggunakan alat pemadam kebakaran berupa di halaman Lapas setempat pada Rabu tanggal 15/9/2021.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang sama pada Lapas Tangerang Propinsi Banten beberapa waktu lalu. Simulasi ini juga dalam rangka melakukan isi ulang tabung Alat Pemadam Api Racikan yang memang perlu diperbaharui.

Sebab menurut Kalapas kelas IIA Metro Muhamad Mulyana simulasi tersebut juga untuk mengisi ulang tabung Damkar yang sudah lama tidak dilakukan, sehingga isi serbuk maupun gas tabung bisa di manfaatkan untuk pelatihan Petugas Lapas, papar M Mulyana dari pada dibuang begitu saja.

Hal itu dikatakan Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Metro Muhamad Mulyana, Simulasi itu menurutnya di Pimpin Petugas pemadam kebakaran Metro Bapak Agus dari regu pemadam kebakaran kota setempat.

Mulyana mengakui bahwa Pihaknya telah memerintahkan Petugasnya untuk selalu siaga selama 24 jam, untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terjadi di Lapas yang Ia Pimpin, sehingga apapun yang timbul di dalam Lapas Metro dapat diantisipasi, termasuk memperbaiki kabel kabel penghantar arus listrik yang sering menjadi biang keladi terjadinya kebakaran.

Untuk itu pada Rabu pagi tanggal 15/9/2021, ” Kami pada hari Rabu ini, di pandu Petugas Damkar kota Metro memperagakan cara cara memadamkan api, sekaligus untuk mengantisipasi tragedi yang sama di Tangerang Banten agar tidak terjadi di Metro yang Kita cintai ini”, pungkas M Mulyana.

Petugas Damkar Metro Agus mengakui Pihaknya telah memperagakan pengoperasian tabung Apar, kegunaan dan peruntukan serta apa yang tidak boleh dilakukan. kebetulan Kami praktekan tata cara menggunakan tabung gas berisi gas bubuk powder saat memadamkan api ” Saya sebagai Petugas Damkar harus berbagi ilmu ke Siapa saja termasuk Petugas Lapas Metro seperti pagi ini” papar Agus.

(Krisna)