Beranda Daerah Trainer Edi Ribut Harwanto Konsep Mewujudkan Inisiatif Diri Dengan Going Extra Mile...

Trainer Edi Ribut Harwanto Konsep Mewujudkan Inisiatif Diri Dengan Going Extra Mile Di Universitas Muhammadiyah Malang

177
BERBAGI
Kota Malang,(radarnews.id)-Untuk mewujudkan inisiatif diri dalam bingkai impian besar utama (IBU) maka kualitas diri harus dibangun secara ketat adalah going ekstra  mile berfikir positif berhati nurani. Hal itu katakan Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto SH MH trainer Napoleon Hill USA untuk  Indonesia dari Fakultas Hukum UM  Metro untuk dihadapan ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) (18-9) siang.
Lanjut Edi, cara memperkuat inisiatif diri, sesuai  dengan impian besar utama, dengan tiga dasar konsep. Pertama, jangan pernah menunda nunda, inisiatif yang direncankan, inisiatif oportunistik dan inisiatif bersama.
Pelatihan motivator untuk mahasiswa dari Napoleon Hill Indonesia dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), berlangsung 14 hari kedepan dengan berbagai macam materi.
Menjawab pertanyaan mahasiswa  Suhilda, dosen Fakultas Hukum UM Metro mengatakan, untuk menghadapi perasaan kegagalan adalah menguatkan prinsip inisiatif diri dalam bingkai impian besar utama dalam qolbu hati. Dalam mempertahankan inisiatif diri dan IBU, harus dibangun konsep sepiritualitas dalam alam pikir hati. Tempatkan rasa dalam kejernihan hati yang netral singkirkan penyakit hati dalam qolbu, isi hati dengan ilmu thahali, takhali dan tajalli. Ketiga konsep dasar ini akan membuka hati Kita menjadi jernih dan tidak merasa gagal dalam mewujudkan inisiatif diri dan IBU. “Jangan kalah sebelum perang, dengan membatasi diri dengan  perasaan gagal, namun seharus nya selalu bersikap bahwa kita menuju proses pencapain keberhasilan dalam mewujudkan inisiatif diri yang berkulitas, ” Kata Edi.
Inisiatif diri adalah kunci membuka pintu peluang, jangan pernah takut mengambil inisiatif. Melakukan hal  yang benar tanpa disuruh dan melebihi harapan umum. Melakukan hal yang benar tanpa disuruh dan menenuhi harapan. Melakukan hal yang benar setelah anda diberitahu sekali. Melakukan hal yang benar hanya setelah anda diberitahu berkali kali. Melakukan hal yang benar hanya ketika anda harus melakukan nya. Melakukan hal yang salah bahkan setelah anda ditunjukkan apa yang harus dilakukan. Anda termasuk kelas  kolompok yang mana, “kata Edi
Menjawab pertanyaan mahasiswa Suhilda UM Malang dan Rani moderator dosen UM Malang mengenai pertanyaan bagaimana sikap kita menghadapi kegagalan terhadap inisiatif diri dan impian besar utama dan pertanyaan bagaimana  komitmen dalam mempertahan inisiatif diri.
Ketika anda masuk orang yang berkelas, maka sudah pasti konsistensi untuk mempertahankan prinsip diri dan IBU tidak akan terkendala. “Saya tanyakan ada termasuk kelas yang mana dari kelas yang saya sampaikan diatas. Jika anda termasuk kelas nomor satu maka, sepatutnya anda tidak akan pernah bertanya pertanyaan ini, ” Kata Edi disambut tepuk tangan peserta dan dari CEO Napoleon Hill Muhammad Ashar Abdullah
Jika, anda termasuk kelas manusia yang melakukan hal yang benar tanpa disuruh dan melebihi harapan umum, maka anda orang yang berkelas.
Sementara menjawab pertanyaan Rani mengenai bagaimana tetap menjaga konsistensi  inisiatif diri dan IBU, agar kita tetap semangat dalam mewujudkan hal itu, Edi menjawab bahwa Napoleon Hill membagi anda termasuk kelas orang yang mana sebagimana saya sebut kan diatas.
(Red).