Beranda Bisnis Calo Nyaris Baku Hantam Berebut Rumah Yang Akan Dijual Di Bantul

Calo Nyaris Baku Hantam Berebut Rumah Yang Akan Dijual Di Bantul

188
BERBAGI

Metro Lampung, (Radarnews.id)-Rabu 20/10/2021.Warga Metro dan Bandar Lampung nyaris bangku hantam, diduga berebut ingin membeli rumah di kelurahan Bantul, kecamatan Metro Selatan kota Metro, Propinsi Lampung pada Rabu siang di sebuah kedai bubur di 15 A Metro. Ternyata, kedua Oknum tersebut adalah Calo yang meraih keuntungan dari sebuah perkara Orang lain.

Usai ribut, salah seorang diduga Calo berinisial F yang mengaku dari Bandar Lampung mengaku kepada Radarnews.id Dirinya punya Chanel yang ingin membeli rumah di Bantul, Metro Selatan. Khabarnya rumah tersebut akan dijual dengan harga tujuh ratus juta Rupiah. Namun oleh Oknum Calo lainnya berinisial P menawarkan rumah tersebut dengan harga lima ratus juta Rupiah.

Rupanya terpaut harga yang cukup mencolok inilah membuat keduanya berselisih, karena harga yang ditawarkan bisa berpengaruh kepada penawaran masing masing. F mengaku dapat info bahwa rumah tersebut akan dijual dari Warga diseputaran kelurahan Bantul.

Untuk memastikan informasi tersebut, Radarnews.id mendatangi Kantor Hukum di simpang kampus bertemu dengan Asisten pengacara kebetulan pengacara Alif suherly Masyono tidak berada ditempat dan memang benar menurut asisten pengacara kantor hukum pernah menangani perkara perdata di Bantul pada tahun 2012 kalau itu benar rumah itu yang dimaksud benar rumah tersebut mau dijual, namun Dia tidak tahu terkait harga mau dijual berapa, Dia mempersilahkan bertanya kepada Pemiliknya bernama Rika dan Yeni yang tinggal di kecamatan Pekalongan kabupaten Lampung Timur Propinsi Lampung.

“Silahkan Bapak ke Pemilik di Pekalongan, temui Bu Rika di kecamatan Pekalongan Lampung Timur” pungkas Boby.

Kejadian di ketahui saat Radarnews.id lewat di Wilayah Kampus Metro Timur, Kota Metro propinsi Lampung. Untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi, Radarnews.id mewawancarai keduanya di tempat terpisah, karena kondisi saat itu masih belum memungkinkan, Oknum F diwawancarai di Pasar 25 Tejo Agung, sementara Oknum P memberikan keterangan di depan Kantor kelurahan Iring Mulyo, Metro Timur.

Terkait keributan yang terjadi pada Rabu siang tersebut, Kamis besok Radarnews.id akan mewawancarai juga Pihak kantor Pertanahan Kota Metro terkait sertifikat agar semua jelas, namun yang paling disayangkan kenapa terjadi keributan antara Calo yang mewakili Pembeli masing masing.

(Krisna).