Beranda Bandar Lampung Fraksi PDIP DPRD Lampung: taksir ada “pemubaziran” Anggaran KUA PPAS

Fraksi PDIP DPRD Lampung: taksir ada “pemubaziran” Anggaran KUA PPAS

200
BERBAGI

Bandarlampung, (Radarnews.id)-Fraksi PDIP DPRD Lampung menilai ada pemubaziran anggaran pada Kebijakan Umum APBD (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2022.

Jurubicara Fraksi PDIP, Budi Chondrowati mengenaskan pada media Radarnews.id pemubaziran itu di sekertariat daerah, seperti penyelenggaraan rakor dan konsultasi SKPD di biro-biro.

“Jika saya evaluasi total anggaran rakor dan konsultasi SKPD di dalam tahun 2022 dilakukan sebanyak 180 kali dengan biaya Rp 14,432 miliar.

Lanjut dia hari kerja dalam tahun 2022 hanya 260 hari kerja, berarti setiap dua hari sekali selama setahun rakor terus, dan rapat dilingkup sekda menghabiskan anggaran Rp14,9 miliar,” kata Budi Chondrowati, kemarin.

Ungkapnya, dia mencium ketidak wajaran. Dia mencontohkan dinas ketahanan pangan, hortikultura, alokasi anggaran penguatan kelembagaan korporasi petani untuk 15 kabupaten kota hanya Rp 200 juta. Informasi teknis sosial ekonomi inovasi pertanian hanya Rp 250 juta. Pengembangan kompetensi penyuluh pertanian hanya Rp150 juta. Pengendalian OPT hanya Rp 629 juta.

“Kita telaah dengan seksama masa pendami Covid-19 seperti saat ini, program dan kegiatan yang mengarah pada pemberdayaan masyarakat, penguatan perekonomian masyarakat, perlu mendapat porsi lebih besar, terarah, dan mendapat prioritas. Sehingga sasaran yang ingin dicapai dapat tercapai. Seperti pertumbuhan ekonomi menjadi 4,3-5,3 persen. Tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,7 persen. Tingkat kemiskinan menjadi 11,4-12,05 persen,” ujarnya.

(Han).