Beranda Daerah Dinas koprindag sidak harga minyak goreng ke tempat perbelanjaan

Dinas koprindag sidak harga minyak goreng ke tempat perbelanjaan

373
BERBAGI

Tubaba,(RadarNews.id)-Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia  menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) pada 1 Februari 2022 untuk terus menjaga dan memenuhi ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Perdagangan Eka Saputra mewakili Kepala Diskoperindag Kabupaten Tubaba, Minggu (31/01/2022). Bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai komitmen Pemerintah Pusat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga minyak goreng yang terjangkau.

“1 Februari 2022 mendatang, harga minyak goreng akan turun lagi  pembaruan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah, kemasan sederhana hingga premium,” terang Eka.

Lanjut eka, adapun rinciannya, HET minyak goreng curah Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng premium Rp 14.000 per liter.

Kebijakan ini ditetapkan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan kebijakan minyak goreng satu harga yang telah berlangsung selama satu minggu terakhir.

Eka juga menyampaikan, selama masa transisi yang berlangsung hingga 1 Februari 2022, kebijakan minyak goreng satu harga sebesar Rp14.000/liter tetap berlaku.

“Hal tersebut dengan mempertimbangkan memberikan waktu untuk penyesuaian serta manajemen stok minyak goreng di tingkat pedagang hingga pengecer,” jelasnya.

Dia menginstruksikan para produsen untuk mempercepat penyaluran minyak goreng serta memastikan tidak terjadi kekosongan di tingkat pedagang dan pengecer, baik di pasar tradisional maupun ritel modern.

“Kami kembali mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam membeli dan tidak melakukan panic buying karena pemerintah menjamin stok minyak goreng tetap tersedia dengan harga terjangkau.
Selain itu, Pemerintah juga akan mengambil langkah-langkah hukum yang sangat tegas bagi para pelaku usaha yang melanggar ketentuan,” tegas eka.

Diharapkan, dengan dilaksanakannya kebijakan ini, masyarakat dapat terus mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau dan pedagang serta produsen tetap diuntungkan.

“Dengan kebijakan ini, maka kami berharap harga minyak goreng dapat menjadi lebih stabil dan terjangkau untuk masyarakat, serta dapat tetap menguntungkan bagi para pedagang kecil, distributor, hingga produsen,”Imbuhnya

(Rus).