Beranda Daerah Sat Polairud Polres Indramayu Polda Jabar Bersama Tim Sar Gabungan Kembali Evakuasi...

Sat Polairud Polres Indramayu Polda Jabar Bersama Tim Sar Gabungan Kembali Evakuasi Satu Jenazah Nelayan

605
BERBAGI

Indramayu,Jawa Barat, (Radarnews.id)- Sat Polairud Polres Indramayu Polda Jabar bersama Tim SAR gabungan mengevakuasi satu Jenazah di Perairan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan bahwa dengan adanya reaksi cepat, Polisi dan Instansi terkait dapat segera mengevakuasi mayat tersebut ke daratan.

“Dihimbau kepada masyarakat maupun nelayan yang hendak melaut, hendaknya selalu memperhatikan cuaca serta mengutamakan keselamatan.” ujar Ibrahim Tompo.

Evakuasi Jenazah dilakukan pada hari Minggu tanggal 10 Februari 2022, sekitar pukul 10.00, Wib.

Kapolres Indramayu Polda Jabar, AKBP M Lukman Syarif menyampaikan, penemuan Jenazah berawal adanya laporan dari Nelayan yang melihat ada mayat terapung di semak- semak pohon bakau sekitar dua mil laut dari muara Cangkring – Cantigi, pada koordinat 06°29’471″ $ – 108°18’951″ E.

“Kami bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolair Polres Indramayu, Polsek Cantigi, Polair Baharkam, Ditpolairud Polda Jabar, TNI-AL, Basarnas, BPBD, Tagana dan dibantu Nelayan setempat mengevakuasi mayat tersebut ke kedarat menggunakan perahu Nelayan sandar,” ujarnya.

Selanjutnya jenazah tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk dilakukan visum bersama Petugas Inafis Polres Indramayu untuk lakukan proses Identifikasi jenazah.

Kasat Polairud Polres Indramayu Polda Jabar, AKP Suprapto menambahkan bahwa dari ciri-ciri jenazah yang mempunyai tato di dada sebelah kanan diduga kuat bahwa jenazah tersebut adalah korban dari perahu Nelayan KM. Luragung yang mengalami kebocoran dan tenggelam selama 3 hari ini, yang sedang dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan juga diperkuat oleh pengakuan Keluarga Korban.

“Dengan telah ditemukannya jenazah tersebut, maka giat SAR telah selesai dan ditutup oleh Basarnas.” Jelas Kapolres.

(Arison).