Beranda Daerah Kejari Metro Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Para Saksi Terkait Dugaan Korupsi DLH...

Kejari Metro Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Para Saksi Terkait Dugaan Korupsi DLH Tahun 2020

307
BERBAGI

Metro, Lampung, (Radarnews.id)– Terkait perkembangan penyelidikan pada kasus dugaan korupsi di Dinas Lingkungan Hidup,

Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Kota Metro, Rio Irawan P Halim mewakili Kajari Virginia Haristavianne, dalam waktu dekat akan mengumumkan hasil pemeriksaan Enam Saksi kepada kepada Radarnews.

Kasus dugaan korupsi Peningkatan Operasi Dan Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro tahun anggaran 2020 kini memasuki babak baru.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro telah meningkatkan status dari tahap penyelidikan ke tahapan penyidikan. Hingga kini, setelah memeriksa Saksi Saksi sebanyak enam orang, dalam waktu dekat, Penyidik akan mengumumkan hasil pemeriksaan Para Saksi tersebut.

Kepala Kejari Kota Metro, Virginia Hariztavianne, melalui Kasi Intelijen, Rio Irawan P Halim kepada Media mengatakan bahwa Timnya telah bekerja dan meningkatkan status kasus tersebut ke tahap penyidikan.

Tim Jaksa pada kasus tersebut juga telah melakukan penyelidikan untuk mencari adanya peristiwa pidana pada kasus dugaan Tipikor di DLH Metro tahun 2020 yang saat ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Metro terkait dengan dugaan Tipikor pada peningkatan operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan,” ungkap Rio, saat dikonfirmasi via handphone kepada Radarnews pada Kamis tanggal 3/3/2022.

Rio menjelaskan, kini pihaknya telah membentuk Tim yang bekerja melakukan penyidikan dan pemeriksaan kepada Para Saksi.

“Tahapannya sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan, Pihaknya mulai melakukan pemeriksaan terhadap Saksi-Saksi atas kasus dugaan korupsi pada dinas lingkungan hidup. Dan Kami juga telah bentuk Tim Jaksa Penyidik guna menindaklanjuti Surat Perintah Penyidikan,” paparnya.

Dalam perkara dugaan korupsi tersebut, sebanyak enam orang telah diperiksa jaksa, antara lain pihak ketiga terkait proyek tersebut.

“Untuk tahap penyidikan ini sudah ada sebagian Rekanan dari pihak ketiga yang kita panggil. Totalnya kurang lebih baru enam saksi yang sudah kita panggil, semuanya Pihak ketiga,” imbuhnya.

Kasi Intel Kejari Metro tersebut juga menjelaskan bahwa tim penyidik telah bekerja mengumpulkan alat bukti sesuai ketentuan pada pasal 184 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana.

“Tim Jaksa Penyidik yang telah ditentukan berdasarkan Surat Perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Metro, pada proses penyidikan ini akan mengumpulkan alat bukti yang sah sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 184 KUHAP,” pungkasnya.

(Krisna) .