Metro, Lampung ,(Radarnews.id)- Hipertensi jadi penyakit tidak menular yang menakutkan di kota Metro, yaitu tahun lalu mencapai enam ribu lebih Pasien di Puskesmas Puskesmas di Bumi Say Wawai.
Untuk itulah kegiatan ini dilakukan, agar visi Metro menjadi kota sehat dan berbudaya dapat terwujud. Dengan adanya advokasi ini, Metro dapat menganalisa penyakit tidak menular untuk Warganya dijadikan pedoman untuk Kita semua. Hal itu ditegaskan Wahdi usai meresmikan taman Boga di RSUD Ahmad Yani Senin pagi, 29/5/2022.
Menurutnya dasar kegiatan ini telah tertuang dalam APBD tahun 2022, sehingga advokasi Germas ini sudah resmi secara Hukum untuk ditindak lanjuti. Kegiatan dilaksanakan di OR Seta kota Metro pada Senin, 29/5/2022.
Kegiatan itu dihadiri oleh seluruh Pimpinan OPD dan dihadiri Wakil Ketua satu DPRD kota Metro Basuki, S.pd.
Menurut Walikota Metro Wahdi Sirajuddin, lima Pilar yang menjadi rujukan dalam menyadarkan Masyarakat unik menjaga kesehatan, sesuai misi Metro sebagai kota yang sehat.
Dan ini tidak bisa dilepaskan dari nilai nilai kehidupan beragama yaitu terkait kesehatan. Untuk itu Dirinya merasa bangga rumah sakit Daerah Ahmad Yani di jadikan rumah sakit pusat pendidikan kesehatan.
“Semoga saja advokasi Perwali ini dapat menjadi sebuah rujukan dalam mendukung berbagai program terkait seperti Jamapai dan lainnya” ungkap Wahdi.
Metro sebagai kota yang mempunyai umur harapan tertinggi di Lampung punya prospek yang cerah terkait hidup bersih dan kesehatan. Termasuk mampu mengatur dalam mengkonsumsi makanan yang sehat.
(Krisna).



