TUBA,(Radarnews.id)-Pembangunan taman kebanggan Bupati Winarti yang dikenal dengan nama Taman Seribu Bunga di jalan Lintas Timur Simpang Penawar, kecamatan Banjar Margo, berlanjut di tahun 2022.
Sebelumnya, Taman Seribu Bunga dengan nama pekerjaan Pembangunan Taman Simpang Penawar bernomor kontrak : 03/SPMK/TAMAN-SP.PENAWAR/ V.3-c/TB/V/2021 yang dikerjakan PT. Talang Batu Berseri dengan nilai kontrak Rp. 12.804.427.008,02, terindikasi sempat mangkrak lantaran putus kontrak sepihak.
Namun ditahun 2022, pembangunan Taman Seribu Bunga yang merupakan taman kebanggan Bupati Tulang Bawang itu, dilanjutkan kembali oleh CV. Sumber Karya Jaya dengan nama paket Pembangunan Taman Simpang Penawar (lanjutan) dan pembangunan perkerasan jalan di Areal Taman Simpang Penawar, dengan nilai pagu anggaran Rp. 9.000.000.000, HPS Rp. 8.999.999.995,58, dan harga terkoreksi Rp. 7.496.573.073,43.
Mirisnya dari nilai tersebut, CV. Sumber Karya Jaya diduga kuat berupaya memperoleh keuntungan sangat fantastis yang tidak sedikit nilai nya dari pembangunan taman kebanggaan Bupati Tulang Bawang ini. Sebab, dalam pembangunan dimaksud terindikasi tidak mengacu dari Rencana Anggaran Belanja (RAB), dengan cara manipulasi volume material besi yang jauh dari ketetapan pemerintah setempat. Dimana volume besi cincin semestinya memakai ukuran 10 inchi, namun yang di gunakan ukuran 9.5 inchi.
“Kalau besi ulir, yang kita pakai ukurannya 13 inchi. Lalu, untuk besi cincin harusnya yang dipakai ukuran 10 inchi, tapi yang ini ukurannya 9.5 inchi, dan pak Latief Dinas P.U juga tahu”. Ujarnya Jailani (Pengawas CV. Sumber Karya Jaya) pada awak media.
(Sod).



