Beranda Daerah BPP Karangrejo Bisa Jadi Percontohan Bagi KWT Dan Kelompok Tani Di Metro...

BPP Karangrejo Bisa Jadi Percontohan Bagi KWT Dan Kelompok Tani Di Metro Utara

539
BERBAGI

Metro Lampung, (radarnews.id)-Balai Penyuluhan Pertanian saat ini jadi percontohan di Metro Utara. Hal itu dikatakan Kepala Balai Penyuluh Pertanian Metro Utara Andress Sahir diruang kerjanya Senin, (13/6/2023).

Menurutnya saat ini BPP Metro Utara siap berbagi ilmu dan memberikan penyuluhan kepada Warga terkhusus di Metro Utara tentang tata cara bercocok tanam, peternakan perikanan serta Budi daya ikan yang baik kepada.

Seperti cara menanam padi, dengan memanfaatkan air kolam ikan lele, sebab melalui pembuangan air kotoran ikan, akan dialirkan ke sawah yang pada akhirnya menjadi pupuk untuk menyuburkan tanah lawan persawahan Mereka.

“Kita kombinasikan kolam ikan lele dengan lahan sawah, kotoran ikan akan dialirkan ke sawah, sehingga kotorannya bisa menyuburkan lahan persawahan” ujar Andress Sahir.

Selain itu ada tata cara beternak ayam, termasuk menanam palawija yang baik dengan harapan dapat peningkatan meningkatkan hasilan Mereka kelak.

Untuk itu, menurut Andress Sahir sejak dicanangkannya program ini, Pihaknya selalu siap kapan saja jika kelompok Wanita tani atau KWT serta kelompok Petani lainnya, jika butuh penyuluhan tata cara memelihara ikan, beternak ayam serta menanam padi dan palawija yang baik, maka Pihaknya selalu siap jika dibutuhkan.

“Kita siap kapan saja untuk mendampingi Warga jika butuh bimbingan tata cara jadi Pembudidaya ikan, Peternak yang baik” kata Andress Sahir.

Selain itu menurutnya saat ini ketersediaan pupuk selalu ada, namun yang jadi kendala menurutnya ada pada Kelompok maupun Petani sendiri yang kadang kadang belum memilik modal untuk menebus pupuk bersubsidi yang disediakan Pemerintah.

Dirinya berharap agar Pemerintah tidak setengah setengah jika sudah ada program yang dilakukan, artinya harus konsisten, tidak hangat hangat tahi ayam.

“Saya berharap dalam hal ini, agar Pemerintah tetap konsisten terhadap program yang dilakukan” pungkas Andress Sahir.

(Krisna.