Beranda Daerah Virall..!Ada Oknum Jaksa Minta Dana Ke OPD Metro

Virall..!Ada Oknum Jaksa Minta Dana Ke OPD Metro

535
BERBAGI

Metro Lampung ,(Radarnews.id) – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Metro menggelar rapat membahas perkembangan isu di Bumi Say Wawai, terkait adanya isu bahwa ada dualism kepemimpinan salah satu Organisasi Masyarakat di Metro dan adanya Oknum yang mengaku Jaksa meminta minta bantuan ke pimpinan Organisasi Perangkat Daerah kota Metro.

Hal itu ditegaskan Walikota Metro wahdi sirajudin saat meminpin Rakor dengan unsur Pimpinan Forkopimda setempat. salah satu yang hangat adanya informasi terkait adanya Oknum yang mengaku dari Kejaksaan. Modusnya Oknum tersebut mengaku bahwa ada rencana pergantian salah satu Kepala Seksi di Kejari Metro sehingga untuk mempersiapkan acara tersebut, Oknum itu meminta minta dana ke Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah kota Metro.Selain itu ada juga isu terkait isu dualisme kepemimpinan salah satu organisasi masyarakat di Bumi say Wawai.

Hal itu terungkap ketika Forum Komunikasi Perangkat Daerah kota Metro menggelar rapat koordinasi rutin bulanan di Hotel Sekuntum 21 Metro Timur, pada Selasa siang kemarin, (31/8/2022).

Rakor itu dipimpin Walikota Metro Wahdi Sirajuddin, juga Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, Danramil mewakili Dandim 0411 Kota Metro, Ketua Pengadilan Negeri dan Agama, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah kota Metro.

Adapun isu yang dibahas terkait adanya Oknum yang mengaku pejabat kejaksaan yang meminta minta dana untuk kegiatan pergantian salah satu kepala seksi di Kejari Metro, selain itu pembahasan terkait dualisme kepemimpinan salah satu Organisasi Masyarakat.

Kepada OPD terkait, Walikota meminta untuk tidak ikut campur dengan salah satu kepemimpinan Organisasi tersebut, sebelum ada keputusan Pemerintah terkait mana yang sah dan tidak untuk memimpin Organisasi tersebut.

Sementara itu, Kajari Metro Virginia Hariztavianne dalam pemaparannya mengakui bahwa kedua pelakU sudah terdeteksi alamat dan nama Mereka, salah satunya tinggal di perumahan Regensi di kota Bogor, Jawa Barat, namun nomor HP Mereka sudah tidak aktif saat dilacak oleh Kejari Bogor.

(Krisna) .