Beranda Daerah ASN Metro Beternak Bebek Peking Sejak Covid19 Mewabah

ASN Metro Beternak Bebek Peking Sejak Covid19 Mewabah

450
BERBAGI

Metro Lampung ,(Radarnews.id) –  (25/9/2022).Muhamad Asrongi (45), merupakan diketahui seorang Aparatur Sipil Negara di kota Metro. ASN ini memiliki usaha ternak bebek peking di RT 14, Dusun IV Desa Gondangrejo, kecamatan Pekalongan , kabupaten Lampung Timur, propinsi Lampung.

Menurut Asrongi, bahwa Dirinya mulai ternak bebek Peking sejak empat tahun silam, dengan bermodal dari 36 ekor bebek betina, 7 ekor jantan serta mempunyai alat penetas (box) dengan kapasitas 150 butir telur.

“Alhamdulillah sampai saat ini sudah mempunyai 250 ekor betina, puluhan ekor jantan serta box penetas dengan kapasitas 400 sampai 500 butir telur,” katanya saat dikunjungi di kediamannya, Minggu (7/8/2022).

Sementara itu, ia mengatakan untuk omzetnya sendiri mencapai puluhan juta rupiah per tahunnya.

“Dari 125 ekor itu bisa dipanen dalam waktu 45 hari sampai 60 hari. Harga per ekornya Rp 40.000. Jadi hasil panen tersebut bisa menghasilkan Rp 4.750.000 sampai Rp 5 juta setiap kali panen” ungkapnya.

Dari hasil panen, keuntungan panen bersih dalam jangka waktu 2 bulan bisa mencapai Rp 2 juta.

“Itu kan pendapatan kotor, sekitar Rp 5 juta per panen. Jadi pendapatan Rp 5 juta dikurangi Rp 3 juta untuk biaya perawatan dan modal hasilnya Rp 2 jutaan, uang tambahan untuk biaya dapur, lumayan cukup”, tambahnya.

Masih menurut M Asrongi, keunggulan ternak bebek Peking ini dibanding hewan unggas lainnya, yakni mulai dari pertumbuhannya lebih cepat dan relatif tahan dari serangan virus dan penyakit ternak lainnya.

“Kelebihan berternak bebek Peking tentu tahan terhadap penyakit dan lebih gampang dirawat” pungkas M Asrongi.

(Krisna) .