Lampung Timur,(radarnews.id)- Ditemui di kediaman nya beberapa waktu lalu Yunus Ketua Komite sekolah SMAN 1 Sekampung udik, bercerita bahwa dirinya tidak dilibatkan pada pengelolaan dana Komite yang di pungut dari siswa.
“Saya hanya mengkondisikan atau sosialisasi saat rapat bersama wali murid setelah itu saya hanya diberikan uang sebesar 600 ribu rupiah”, padahal sebelumnya saya sudah mengkondisikan beberapa orang yang kritis yang bakalan menjadi ganjalan saat rapat, urainya
Ketika ditanya mengenai peruntukan dana Komite tersebut, dirinya mengaku tidak tau dan tidak dilibatkan pada pengelolaan nya.
Begitu juga saat ditanyai terkait rapat penyusunan ARKAS dana BOS dirinya mengaku tidak pernah di ajak dapat, “jagankan tanda tangan SPJ rapat penyusunan ARKAS pun saya tidak pernah dilibatkan”.
Namun dirinya tidak menampik, bahwa belum lama ini pihak sekolah memberinya anggaran sebesar 1,5 juta rupiah saat persoalan ini telah dikonfirmasikan oleh wartawan.
Mendapati informasi dari Ketua Komite wartawan langsung mendatangi sekolah bermaksud menemui Drs.Darma sang Kepala sekolah Senin (31/10/2022),namun menurut security Kepala sekolah sedang ke luar, begitu juga dengan Tarso sang wakil tidak berkomentar dan mempersilahkan wartawan menemui langsung Kepala sekolah.
(Toni)



