Beranda Daerah Wahdi; Penerimaan Pajak Dan Retribusi Harus Maksimal

Wahdi; Penerimaan Pajak Dan Retribusi Harus Maksimal

358
BERBAGI

Metro Lampung ,(Radarnews.id) – Walikota Metro meminta kepada Dinas terkait untuk meningkatkan penerimaan pajak serta retribusi melalui implementasi elektronik transaksion. Hal itu Ia tegaskan saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) di aula Pemkot Metro pada Rabu pagi tanggal (2/11/2022).

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Bidang Informasi dan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung Yuri A. Primasari mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 beberapa tahun belakangan ini telah mempengaruhi seluruh sendi-sendi kehidupan Masyarakat.

“Mulai sektor ekonomi mengalami keterlambatan, sehingga segala upaya telah dilakukan Pemerintah agar stakeholder terkait dapat mempercepat asuransi pemulihan ekonomi saat ini, ” tegasnya.

Yuri juga mengatakan momentum perbaikan kondisi perbaikan kondisi pandemi covid-19 saat ini, serta capaian pemulihan ekonomi ditingkat Nasional dan daerah yang terus menunjukan nilai positif perlu untuk terus ditingkatkan.

Diantaranya adalah penguatan daya beli Masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor ekonomi Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Pemerintah melalui keputusan Presiden No. 3 tahun 2021 telah membentuk satuan tugas percepatan dan perluasan realisasi daerah atau satgas TP2DD yang bertujuan untuk mendorong penguatan perekonomian Nasional melalui implementasi elektronifikasi Pemerintah daerah dengan merubah transaksi pengeluaran dengan pertimbangan pertimbangan Pemerintah daerah dari tunai menjadi non tunai”, paparnya.

Yuri juga mengatakan bahwa non tunai adalah alat yang digunakan dalam proses pembayaran tanpa mengunakan uang fisik seperti koin dan kertas seperti cek, giro, kartu kredit dan uang elektronik.

“TP2DD diharapkan dapat memperbaiki keuangan pemerintah daerah menjadi lebih efisien, transparan dan akuntabel. Serta dapat meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD” pungkasnya.

(Krisna).