Lampung Timur,(radarnews.id)-Nampak pada video yang berdurasi 45 detik yang tersebar di berapa akun medsos dan (facebook) diduga Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo yang sedang asyik berjoget yang di dampingi Sepertinya pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lampung Timur dengan menikmati lagu Joko Tingkir pada acara Sholawat.lokasinya belum di ketahui.
Poto : Diduga Oknum Bupati Lamtim.
Diduga Bupati bersama beberapa orang dan salah satunya diduga pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lampung Timur yang ikut mendampingi menaburkan uang kertas ke arah penonton di bawah panggung.
Diduga Bupati bersama beberapa orang dan salah satunya diduga pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lampung Timur yang ikut mendampingi menaburkan uang kertas ke arah penonton di bawah panggung.Atas kejadian ini menuai kritikan miring dari para tokoh dan elemen Masyarakat,dari Salah satu tokoh pemuda Religius lampung timur, via whatsapp Azzohery mengatakan melihat vidio yang viral tersebut mengaku kesal lantaran orang yang diduga mirip Bupati Lampung Timur Dawan Rahardjo di atas panggung bersholawat dengan judul lagu “Joko Tingkir”dengan diiringi musik dangdut nampak ada yang mendampingi seorang wanita kelihatan jelas ikut serta menaburkan uang kertas yang lumayan banyak dari atas panggung.
Poto : Diduga OPD Lamtim.
Melalui pesan WhatsApp Selasa malam Rabu (8/11/2022), Azzohery sangat menyayangkan jika kegiatan ini sangat tidak pantas ditunjukkan pada publik, terkesan mengolok-olok kekasih Allah,dengan cara berdangdut ria sembari bersholawat dan bergoyang di atas panggung dengan menghamburkan uang.
“Saya sangat marah kalo bersholawat begitu dengan pinggul bergoyang – goyang itu tidak benar. Sebagaimana yang pernah di sampai kan ulama kondang Doktor ABUYA ARRAZI HASYIM Sholawat semacam itu di ibarat kan Sholawat Unta.dan Rasulullah akan berpaling di yaumil terakhir nanti kepada orang yang seperti itu nantinya.ucap Azzohery.
Masih dikatakannya,kalo memang benar bupati lamtim,dia kan merupakan seorang pemimpin, jika benar itu dalam Vedio yang beredar, dirinya sangat menyanyangkan dan hal tidak pantas dan tidak mencerminkan perilaku seorang pemimpin.dan Apalagi dia menjabat seorang Wakil Majlis Ulama Indonesia (MUI) di Lampung Timur,semestinya memberi contoh yang tauladan bagi masyarakat dan regenerasi penerus di Bumi Tuah Buppadan.
“maka untuk itu Azzohery meminta pada Bupati lamtim mundur saja secara baik-baik, jangan mengajari yang menyesatkan masyarakat dan pemuda pemudi lampung timur dengan perilaku yang melanggar ajaran agama islam. karna mereka merupakan regenerasi di lampung timur.Menurut nya juga, hal yang serupa memang sering dengar terjadi di lampung timur pada kegiatan di tengah-tengah masyarakat selalu mengadakan berdendang ria pada acara bisa di katakan itu bersholawat politik. Ucap Azzohery.Dirinya mengakui memposting Vedio ini di akun Facebook atas namanya banyak berbagai tanggapan dari tokoh dan elemen masyarakat kabupaten dengan melontarkan beragam kritikan dari warga net, jelas Azzoheri.
Untuk itu dirinya menilai Bupati dan Pemerintah Lampung Timur jadi terkesan menari di atas penderitaan rakyat, jika menela’ah vidio yang beredar, diduga Bupati dan OPD sedang bersenang ria berjoget menikmati lantunan lagu sembari menghambur hambur kan uang dari atas panggung, apa dia lupa di lamtim kondisi keuangan lagi bermasalah dan berdampak pada aparatur desa yang sedang menderita, di karna kan belum di bayar kewajiban tunjangan pada perangkat desa, bahkan hingga sa’at ini sebagian belum selesai,sedangkan sudah terjeda dengan waktu cukup lama, terhitung dari bulan April 2022 sampai sekarang ini, dan bahkan ini hampir di ahir tahun 2022,padahal itu sangat jelas mutlak haknya aparatur,Linmas,RT,dan BPD,lembaga pemerintahan desa yang wajib di bayar.

Jika Bupati Dawam Rahardjo dituding atau di kritik dari kalangan masyarakat atau aparatur desa itu sangat wajar, karna telah melanggar aturan yang dibuatnya sendiri melalui Peraturan Bupati (Perbup) Terkait Alokasi Dana Desa (ADD) Lampung Timur Nomor 02 Tahun 2022, tentang Tata Cara Pengalokasian ADD, tutup Azzoheri.
(Red)



