Metro Lampung, (Radarnews.id)- Hingga Desember taun 2022, Dinas Sosial kota Metro sudah mengirim lima belas Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) ke rumah sakit Jiwa Kemiling Bandar Lampung, tiga diantaranya berasal dari Bumi Say WAWAI. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Sosial kota Metro Rahmat Zainudin di ruang kerjanya pada Senin, 12/12/2022.
Menurutnya suda lima belas OGDJ di Metro yang sudah di kirim ke RS Jiwa Kemiling Bandar Lampung, dan Mereka tidak mempunyai identitas diri. Namun tiga Orang lainnya berasal dari kota Metro.
“Ya sejak Januari hingga Desember 2022, sudah lima belas ODGJ yang ada di Metro sudah Kita kirim ke RS Jiwa Kemiling Bandar Lampung, tiga diantaranya berasal dari kota Metro. Selebihnya tidak memiliki identitas diri” papar Rahmat Zaenudin kepada Media diruang kerjanya.
Entah dari mana Mereka berasal, yang pasti Mereka itu luntang Lantung, berkeliaran di Metro, sehingga takut merugikan Orang lain, atau kumat dan melukai lainnya, sehingga Pihaknya berinisiatif menangkap serta mengirim Mereka ke rumah sakit Jiwa Kemiling Bandar Lampung.
“Kita tidak tahun dari mana Mereka berasal,karena tidak memiliki identitas diri, namun tiga diantaranya merupakan Warga Metro” ungkap Rahmat.
Sebenarnya dalam mengamankan Mereka yang tergolong OGDJ, selama ini bukan hanya Dinsos saja, ada Dinas kesehatan, Satpol PP, karena Dinas Sosial merupakan Lembaga terakhir yang memiliki peran dalam pemberantasan OGDJ.
“Dinsos merupakan Lembaga terakhir yang menangani Mereka, sebab ada Dinas kesehatan untuk memberikan obat penenang jika Mereka lagi kumat, termasuk Satpol PP yang harus bekerja keras dalam mengamankan Mereka untuk meminimalkan resiko” papar Rahmat.
Memang jika Mereka memiliki KTP, tentu akan mempermudah Pihaknya berkordinasi dengan Pihak Keluarga untuk mencari solusi, apa Mereka cukup dikasih obat penenang saja dirumah, namun karena Mereka adalah Orang. Orang tidak waras serta tidak memiliki identitas Diri, maka satu satunya jalan adalah dengan mengirim Mereka ke rumah sakit Jiwa.
“Seandainya Mereka punya KTP, tentu akan mempermudah dalam mengurus atau mengembalikan Mereka ketempat asalnya” pungkas Rahmat.
(Krisna).



