Metro Lampung ,(Radarnews.id)-Walikota Metro, tekankan agar Petugas sensus melakukan pendataan dengan benar dan akurat, sehingga bisa dibaca secara benar, baik jumlah Penduduk termasuk jumlah Pemilih aktif pada Pemilu mendatang.
Hal itu dikatakan Wahdi saat menjadi pembina apel Petugas Sensus Pertanian (ST2023) di halaman Kantor Badan Pusat Statistik Kota Metro, Rabu (31-5-2023) kemarin.
“Data-data seperti jumlah penduduk, tingkat pengangguran terbuka, jumlah kemiskinan, sampai Warga miskin ekstrem, pertumbuhan ekonomi, gini ratio, data-data ini tentu harus diperoleh dengan akurasi yang tinggi sehingga kita dapat menentukan, merencanakan pembangunan dengan tepat” kata Wahdi.
Menurut Dia, dengan data-data statistik tersebut pemerintah Kota Metro dapat mengetahui bagaimana pencapaian, kendala dan tantangan pembangunan yang kita hadapi. Sementara untuk data dalam sektor pertanian, bahwa Kota Metro adalah kota tetapi 40 persen masih terdiri dari tanah pertanian dengan luas Kota Metro 7300 hektare tanah dengan jumlah pertanian 2900 hektare.
“Artinya luas baku lahan sektor bahan pangan dengan lahan sawah yang produktif, total luas panen 5523 hektar menghasilkan gabah produksi padi dengan besaran kurang lebih 28.880 ton,” ungkap Wahdi.
Hal itu seiring dengan program Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadi nomor dua di Sumatera penghasil beras terbesar. Sedangkan untuk perkebunan Kota Metro mempunyai potensi tanaman kakau dan kelapa dengan komoditas 47 ton dan 23 ton pada tahun 2022.
Pada Sensus Pertanian tahun 2023 dilakukan untuk mendapatkan variabel yang diperlukan demi perlengkapan pertanian yang berkembang sangat dinamis pengumpulan data baik di level Nasional maupun internasional.
(Krisna).



