Beranda Daerah Dua Remaja diduga di Keroyok Belasan Anggota Geng Motor metro, Mengalami Luka...

Dua Remaja diduga di Keroyok Belasan Anggota Geng Motor metro, Mengalami Luka di Kepala

670
BERBAGI

Metro Lampung, (Radarnews.id)- Aksi penganiayaan kembali terjadi di Bumi Sai Wawai, diduga dilakukan anggota Geng motor, kali ini peristiwa tersebut menimpa Siswa PKL di salah satu LPK asal Lampung Barat dan Rekannya ketika usai bermain sepakbola di Jalan Kunang, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat.

Informasinya, Korban aksi penganiayaan atau pengeroyokan tersebut dilakukan oleh sekelompok Remaja yang belum diketahui identitasnya yang mengakibatkan dua Remaja mengalami luka sedang di bagian kepala.

Dua korban aksi pengeroyokan tersebut diantaranya Rafli Firman Saputra (18) yang mengalami luka di kepala akibat hantaman pukulan serta mengalami pendarahan karena di tusuk menggunakan kunci kontak motor. Serta, Rendi Saputra (17) siswa PKL asal Lampung Barat yang juga mengalami hal serupa.

Surya Hartati, ibu dari Rafli Firman Saputra (Korban) mengungkapkan, aksi pengeroyokan tersebut terjadi usai Anaknya beserta rekan Rafli usai bermain sepakbola di Lapangan yang berada di Jalan Kunang dengan sekelompok Remaja sekitar.

“Kejadian itu sekitar pukul 17.30 di hari Jumat, 01 September kemarin usai mereka bermain sepakbola. Dari keterangan Warga, mereka ini di keroyok oleh belasan Remaja yang belum kami ketahui semua identitasnya,” katanya saat dikonfirmasi di kediamannya di Jalan Kunang, Sabtu, 02 September 2023.

Dia mengatakan, awalnya Rafli dan rekannya hanya bermain dengan seseorang Remaja yang memang sudah berada di situ. Namun, usai bermain seorang Remaja tersebut memanggil Rombongannya untuk datang dan melakukan aksi pengeroyokan terhadap Rafli.

“Karena saat itu sudah mau magrib, Anak saya ini selesai main bolanya. Tapi, salah satu Pelaku pemukulan itu menghubungi Teman-Temannya untuk datang ke TKP, ada sekitar 7 motor yang masing-masing berboncengan,” ujarnya.

“Setelah itu, Anak saya ini di pancing-pancing dan di ejek. Karena sudah mau pulang, dia tidak mau main bola lagi. Kemudian, si Alif (Pelaku pemukulan) menghampiri Rendi dan memukul. Kemudian diikuti oleh seluruh Temannya untuk memukuli Anak Saya dan Rendi hingga keduanya mengalami luka yang cukup serius,” lanjutnya.

Akibatnya kejadian tersebut, Pihaknya telah melaporkan aksi pengeroyokan terhadap Anak dan Rekannya ke Pihak berwajib.

“Malam nya saya langsung laporkan kejadian tersebut ke Polres Metro serta melakukan visum dan pemeriksaan kesehatan. Karena saya tidak mau ada hal yang tidak diinginkan menimpa Anak saya,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan, Kepolisian bisa mengungkap tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan Anak saya trauma,” pungkasnya.

(Krisna).