Tegal, (radarnews.id) – Pekerjaan proyek pembangunan ruang toilet (jamban) di SMP Negeri 15 Kota Tegal yang anggaranya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) patut dipertanyakan. Pasalnya proyek pembangunan toilet yang saat ini sedang dikerjakan menelan anggaran yang tidak sedikit, namun dilokasi tidak nampak mandor/pelaksana dan pihak pengawas maupun kantor direksi keet manakala media meninjau lokasi.
Nilai anggaran proyek yang tertera dengan nilai 247,086.000( dua ratus empat puluh tujuh juta delapan puluh enam ribu rupiah) untuk pembangunan ruang toilet didua titik tersebut terkesan lemah pengawasan.
Menurut salah satu pekerja yang ada dilokasi proyek saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa pihak rekanan/pemborong yang mengerjakan pekerjaan toilet tersebut adalah Aj. Untuk pekerjaannya hanya sepuluh ruang toilet.
“Pekerjaan proyek ini ada dua titik, yang satu titik lima ruang toilet dan sudah berjalan sekitar sebulan. Dan pemborong proyeknya Aj,” ucapnya kepada awak media belum lama ini.
Selanjutnya awak media menghubungi Aj selaku pihak rekanan melalui telfon whatsApp-nya untuk mengkonfirmasi terkait pekerjaan proyek pembangunan toilet tersebut. Dan menurutnya proyek yang ada di smpn 15 bukan pihaknya yang mengerjakan.
“Proyek pembangunan toilet yang berlokasi di SMPN 15 bukan pekerjaan saya dan itu bukan CV saya,” terang Aj.
(RN/Tm).



