Mesuji ,(radarnews.id)- Tim surveyor dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna lakukan survey akreditasi RSUD Ragab Begawe Caram, kegiatan dimulai pada tanggal 23 Oktober 2023 melalui daring dan luring (survey) pada tanggal 26-27 Oktober 2023, kemarin.
Hadir juga direktur RSUD RBC dr Hotmaida Verawati dan Penjabat Bupati Mesuji yang di wakili oleh Assisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Indra Kusuma Wijaya, Kepala Dinas Kesehatan Yanuar Fitrian yang di damping Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Kusnandar, sebagai bentuk komitmen pemberian dukungan terhadap suksesnya penilaian akreditasi. dan diikuti seluruh jajaran direksi, karyawan serta karyawati maupun tenaga medis yang ada di RSUD RBC.
Menurut Direktur RSUD RBC, dr. Hotmaida Verawati, sebenarnya penilaian re-akreditasi kegiatan yang dimulai sejak (23/10/23) yang di bagi dengan dua metode yakni metode penilaian Dalam Jaringan (Daring) dan metode Luar Jaringan (Luring).
Dalam sambutannya, Ketua tim akreditasi LARS DHP dr. Novayanti menyampaikan apresiasi atas sambutan dari para pegawai RSUD RBC Kabupaten Mesuji tersebut ini, di buktikan dengan hadirnya seluruh dokter umum dan specilis dalam penilaian tersebut.
“dukungan dari Pemerintah Daerah, dan kekompakan tenaga medis serta pegawai ini menjadi point tersendiri dalam penilaian, dan semoga kekompakan ini tidak hanya terjadi saat penilaian, namun terus di pertahankan untuk memberikan standar pelayanan maksimal,” pintanya.
Namun begitu Aini Zuriati anggota Surveyor penilaian akredasi tetap memberikan beberapa poit yang harus di perbaiki sebagai syarat kelengkapan penilaian akreditasi,”masih terdapat hal-hal yang perlu di perbaiki sebagai syarat penilaian, dan kami berharap perbaikan ini dapat segera di lakukan dan segera sampaikan ke kami,” singkatnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bumi Ragab Begawe Caram, Yunuar Fitrian mengatakan, Pemkab Mesuji melalui Dinkes berkomitmen menjadikan bidang kesehatan sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan Daerah, merupakan salah satu unsur penopang peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Sebagai bidang yang diberikan amanah terhadap pemenuhan standar pelayanan minimal maka sudah sepantasnya perhatian Pemerintah Daerah sangat tinggi kepada bidang kesehatan termasuk pada RSUD RBC saat ini,” ujarnya.
Dirinya menjabarkan, dukungan yang diberikan Pemerintah Daerah meliputi semua aspek baik dari sisi pembiayaan, pemenuhan sarana dan prasarana, sumber daya manusianya, serta peningkatan tata kelola pelayanan maupun fasilitas penunjang yang ada di RSUD RBC.
Yanuar berpesan juga, upaya perbaikan mutu melalui survei akreditasi, tidak hanya dipersiapkan pada saat akan menghadapi survei akreditasi saja tapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terus menerus serta yang lebih penting dijadikan budaya dalam pekerjaan dan perilaku sehari-hari. dalam upaya menjaga mutu dan keselamatan pasien,” tutupnya.
(hdz).



