Beranda Daerah “Kini Pemilik Warung Makan, Harus Putar Otak”

“Kini Pemilik Warung Makan, Harus Putar Otak”

323
BERBAGI

Mesuji,(radarnews.id) – Harga beras saat ini terus meroket rata-rata dibanderol Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram (Kg). Dikutip data panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga beras premium dijual Rp16.160 per kg atau naik 0,44 persen dan beras medium Rp14.120 per kg atau naik 0,28 persen. Kondisi tersebut pun membuat pemilik warung makan di seputaran lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji dan sekitarnya menjerit.

Uda Padang, mengakui tidak bisa menaikkan harga nasi dan lauk karena takut sepi pembeli. Ia memutar otak mengurangi porsi nasi untuk para pembeli. Cara tersebut dilakukan agar para pelanggan tetap bisa menikmati lauk pauk yang dijualnya.

“Ya enggak mungkin menaikkan harga, Warung makan ini sudah melekat murah, masa tiba-tiba naik harganya,” katanya saat berbincang dengan Media ini, Kamis (22/2/24).

Tidak hanya dia yang harus putar otak. Pedagang nasi goreng yang ada di Wiralaga Mulya, Kabupaten Mesuji, mengakui sudah seminggu ini menaikkan harga satu porsi nasi goreng menjadi Rp15.000 yang semula hanya Rp14.000.

“Naiknya sudah seminggu ini, saya juga ikut menaikkan [harga] tapi cuma Rp1.000,” ucapnya.

Dia mengakui saat ini beras dibanderol Rp80.000 per 5 kilogram di pasaran bahkan bisa lebih. Harga tersebut sudah melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang diatur Pemerintah saat ini,” singkatnya.

Untuk diketahui, HET yang ditetapkan dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 7 Tahun 2023 sebesar Rp10.900 sampai dengan Rp11.800 per kg untuk beras medium dan Rp13.900 sampai dengan Rp14.800 per kilogram untuk beras premium.

(hdz).