Beranda Daerah Penggunaan Dana BOS SMAN 1 Punggur Diduga Sarat Penyimpangan

Penggunaan Dana BOS SMAN 1 Punggur Diduga Sarat Penyimpangan

445
BERBAGI

Lampung Tengah// radarnews.id

Penyerapan dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun anggaran 2022 dan 2023 di SMA Negeri 1 Punggur kabupaten Lampung Tengah disinyalir sarat penyimpangan dan terjadi mark’up anggaran untuk sejumlah kegiatan sekolah.

Menurut beberapa sumber dan data yang didapat media ini, bahwa memang ada dugaan korupsi yang sulit untuk terbantahkan. Aparat penegak hukum pun diharapkan untuk segerah dapat memanggil dan memeriksa oknum Kepala Sekolah, selaku kuasa pengguna anggaran atau penanggung jawab terhadap penggunaan anggaran dana BOS yang bersumber dari APBN tersebut.

“Kami sangat berharap penegak hukum, ambil langkah hukum untuk memanggil dan memeriksa pihak sekolah, terutama kepala sekolah selaku kuasa pengguna anggaran pendidikan tersebut, sebab bila kami perhatikan, besarnya anggaran dana BOS ditambah lagi penarikan dana sumbangan pengembangan institusi atau biasa disebut dana komite membuat sangat rawan penyimpangan. Besar dugaan tumpang tindih dalam penggunaannya. Karena dalam hal ini bisa saja satu kegiatan dua sumber pendanaannya. Maka kami menduga keras, ada indikasi korupsi yang telah terjadi baik dengan cara penggelembungan atau mark’up anggaran,” tegas sumber yang tidak mau disebutkan nama dan perannya disekolah tersebut.

Untuk diketahui, pada tahun 2022, SMA Negeri 1 Punggur kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung ini mendapatkan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk tahap satu Rp.417.852.000,00 yang digunakan untuk Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp25.230.000,00, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 46.924.000,00, Administrasi kegiatan sekolah Rp 73.524.300,00, Langganan daya dan jasa Rp 12.299.300,00, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 164.409.500,00, Penyediaan alat multi media pembelajaran 27.600.000,00

Kemudian Tahap Dua Rp 557.136.000,00 yang digunakan untuk Kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 42.336.000, Pengembangan perpustakaan Rp 122.100.000,00, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 15.555.000,00, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 9.304.000,00, Administrasi kegiatan sekolah Rp 68.446.700,00, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 42.150.000,00, Langganan daya dan jasa Rp 21.933.700,00, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 263.825.500,00, Penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 39.350.000,00.

Lalu ditahap tiga sebesar Rp 417.852.000,00 yang digunakan untuk Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 52.284.750,00, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 48.210.000,00, Administrasi kegiatan sekolah Rp 153.427.589,00, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 15.740.000,00, Langganan daya dan jasa Rp 22.284.661,00, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 125.905,00.

Kemudian pada tahun 2023, SMA Negeri 1 Punggur mendapatkan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk tahap satu Rp.742.530.000,00 yang digunakan untuk Kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp.19.362.000,00 Pengembangan perpustakaan Rp 150.000.000,00, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp.51.791.505,00, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 83.294.000,00, Administrasi kegiatan sekolah Rp.117.159.969,00, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp.9.900.000,00, Langganan daya dan jasa Rp.28.749.360,00, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 282.273.166,00.

Kemudian untuk tahap dua Rp.742.530.000,00 yang digunakan untuk Kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp.5.929.000,00 Pengembangan perpustakaan Rp 2.212.000,00, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp.57.279.000,00, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp.67.543.664,00 Administrasi kegiatan sekolah Rp.156.574.495,00, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp.13.394.000,00, Langganan daya dan jasa Rp.75.734.941,00, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp.353.482.900,00 dan Penyediaan alat multi media pembelajaran Rp.10.380.000,00.
Dugaan mark up yang paling rawan terjadi ada dibeberapa kegiatan penggunaan pengembangan perpustakaan, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, Administrasi kegiatan sekolah, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah.

Sementara Kelapa Sekolah SMAN 1 Punggur, Didi Nuryadi hingga berita ini di terbitkan belum berhasil ditemui dan saat di konfirmasi melalui nomor WhatsApp nya pun tidak ada respon atau jawaban.

(Nainggolan).