Beranda Daerah Gakkumdu Lampung Tengah belum ada tindakan Tegas, ASN kampanyekan Paslon no urut...

Gakkumdu Lampung Tengah belum ada tindakan Tegas, ASN kampanyekan Paslon no urut 01

400
BERBAGI

LAMPUNGTENGAH // RADARNEWS.ID

Penegakan hukum sentra terpadu (Gakumdu) diduga tidak punya ‘Taji’, Aparatur sipil Negara (ASN) di Lampung Tengah (Lamteng) semakin berani tunjukkan sikap tidak netral di masa politik pemilihan kepada daerah (Pilkada).

Dengan banyaknya laporan atas dugaan pelanggaran politik yang disertai dengan bukti-bukti yang akurat. Namun, sampai saat ini tidak ada satupun tindakan tegas yang dikeluarkan oleh pihak Gakumdu Lamteng.

Dari semua laporan pelanggaran yang masuk, hampir seluruhnya tentang pelanggaran netralitas ASN, mulai dari pegawai pemerintahan sampai Camat dan kepala kampung.

Ahmad Handoko, selaku tim kuasa hukum paslon Bupati & Wakil Bupati nomor urut 2, Ardito – Koheri menyampaikan rasa kekecewaannya ketika kembali melaporkan adanya dugaan pelanggaran netralitas ASN ke Gakumdu Lamteng, Senin (04/11).

“Kami Tim Hukum Ardito-koheri kembali melaporkan dugaan Tindak Pidana Pemilu Pasal 71 antara lain tidak netralnya ASN & Kepala Kampung saya sebenarnya sedih harus melaporkan oknum ASN & Kades, bagitu terang dan jelas bukti serta fakta hukum tp tidak ada yg naik ke persidangan mungkin jni penyebab mereka tidak takut/tidak jera karena yg di laporkan menguap begitu saja padahal netralitas ASN & Kades adalah isu serius yg dapat mencedrai pesta demokrasi makanya di Pasal 73 jelas sangkinga paslon yg melibatkan ASN & Kades dapat di diskwalifikasi menurut kami,” ungkap Handoko.

Menurut Handoko, dengan tidak adanya gerakan dan tindakan tegas yang ditunjukkan oleh Gakumdu membuat ASN yang ada di Lampung Tengah merasa dan berpikiran bahwa pelanggaran netralitas ASN dimasa Pemilu hanya sebatas bualan saja dan tidak perlu dipatuhi.

“Kita lihat sekarang. Semakin banyak Camat dan kepala Kampung yang secara fulgar dan berani melakukan intimidasi kepada masyarakat bahkan sampai menggelar deklrasi untuk menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon,” tegasnya.

Handoko berharap Gakumdu bisa segera kembali ke koridornya sebagai lembaga yang tegas dan akuntable, Sehingga masyarakat tidak lagi merasa khawatir akan menjalankan pesta demokrasi yang bebas tanpa adanya tekanan dari oknum-oknum aparat kampung maupun yang lainnya.

“Masih ada waktu bagi Gakumdu menunjukan jati dirinya, ayo kita jaga pesta demokrasi ini agar berjalan secara aman, nyaman, dan damai,” pungkasnya.

(Red).