Beranda Daerah Bupati OKU Teddy Meilwansyah Perkuat Strategi Antisipasi Karhutla Pasca Rakor Nasional

Bupati OKU Teddy Meilwansyah Perkuat Strategi Antisipasi Karhutla Pasca Rakor Nasional

64
BERBAGI

JAKARTA // RADARNEWS ID

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., mempertegas komitmennya dalam upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) setelah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Karhutla Tahun 2026. Pertemuan berskala nasional yang dihelat oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta ini berlangsung pada Selasa (7/4).

Rakor tersebut, yang dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mempertemukan seluruh perwakilan provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Berlokasi di Aula Lantai 2 Plaza Kuningan Menara Selatan Kementerian Lingkungan Hidup, agenda utama pertemuan ini adalah mematangkan koordinasi lintas daerah guna memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, terutama dalam menghadapi musim kemarau.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan urgensi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia mengingatkan setiap wilayah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, mulai dari deteksi dini, intensifikasi patroli rutin, hingga penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku pembakaran lahan.

Menyambut arahan tersebut, Bupati OKU Teddy Meilwansyah menegaskan kesiapan penuh pemerintah daerahnya dalam mendukung kebijakan pengendalian Karhutla. Menurutnya, Kabupaten OKU telah mengimplementasikan berbagai langkah preventif, termasuk sosialisasi masif kepada masyarakat dan pembentukan tim siaga di tingkat desa.

“Alhamdulillah, rakor ini sangat bermanfaat bagi Kabupaten OKU. Kami mendapatkan informasi berharga serta langkah-langkah strategis untuk lebih siap dalam mengantisipasi potensi bencana alam, khususnya kebakaran hutan dan lahan,” tutur Bupati Teddy.

Bupati juga menggarisbawahi pentingnya koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, seperti Kepolisian dan TNI. Upaya kolaboratif ini bertujuan untuk memberikan edukasi komprehensif kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak destruktif Karhutla.

“Kabupaten OKU memiliki potensi lahan perkebunan yang luas. Jika masyarakat memiliki pemahaman yang tepat tentang tata cara pembukaan lahan yang bertanggung jawab, insyaallah kejadian Karhutla tidak akan terulang di OKU,” jelasnya optimis.

Mengakhiri pernyataannya, Bupati Teddy Meilwansyah menyatakan harapannya agar Kabupaten OKU dapat sepenuhnya bebas dari insiden Karhutla di masa mendatang. “Mudah-mudahan di OKU tidak ditemukan titik api atau hotspot seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami sangat berharap masyarakat dapat memahami betul bahaya Karhutla demi menjaga kelestarian lingkungan kita bersama,” pungkas Bupati.

(Tim).