OKU Selatan (RADARNEWS.ID)-Pasca Musibah Banjir dan Tanah Longsor di beberapa wilayah di dalam wilayah Kabupaten OKU Selatan, maka Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menggelar rapat bersama Bupati OKU Selatan dan Bupati OKU Timur melalui Video Conference (Vicon) membahas terkait kondisi dan situasi bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten OKU Selatan, Minggu siang (10/5/20).
Bertempat di Ruang Vidcon Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKU Selatan, Bupati OKU Selatan Popo Ali, dalam rapat ini Bupati OKU Selatan didampingi langsung oleh Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kominfo, Kalaksa BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perkim, dan Kepala Dinas Pertanian.
Bupati OKU Selatan, Popo Ali MB, Commerce, dalam laporannya menyampaikan bahwa warga yang terdampak banjir terutama yang berada di wilayah bantaran sungai yang tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Buay Sandang Aji, Kecamatan Muaradua, Kecamatan Buana Pemaca, dan Kecamatan Simpang. Jumlah Kepala Keluarga yang terdampak banjir mencapai 1.314 Kepala Keluarga dan ada beberapa rumah yang runtuh karena banjir.Serta 7 jembatan putus.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, walaupun kondisi saat ini mencekam. Hanya satu warga yang terkena timbunan longsor, Alhamdulillah warga ini selamat, korban telah dirawat dan sedang melaksanakan pengobatan,”sambung Bupati.
Menanggapi laporan Bupati OKU Selatan, Gubernur Sumatera Selatan sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan dalam penanganan dan antisipasi dalam bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di OKU Selatan. Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dan membantu.
“Terkait akses jalan yang longsor atau jembatan putus, baik itu jembatan gantung maupun beton untuk segera diatasi. PU Provinsi dan PU Kabupaten harus bersinergi supaya kegiatan masyarakat yang terdampak longsor dan jembatan putus tidak terganggu. InsyaAllah saya sendiri yang akan turun dan melihat langsung ke OKU Selatan dan OKU Timur bencana yang terjadi kemarin, dan apa-apa yang perlu diperhatikan,” ungkap Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru. (Jamhuri).



