Lampung Timur, (RADARNEWS.ID)-Dana BLT DD Desa Balekencono Kec. Batang Hari yg diketahui sisa Rp. 119.200.900 yang tidak dibagikan, sampai saat ini blm jelas dialirkan kemana oleh Kepala Desa setempat.(03/10/2020).
Keluhan Masyarakat Yang Tak Mampu Di Tengah Derasnya Bantuan Sosial, Dan BLT Dana Desa menjadi tanda tanya besar di tengah bencana non alam ini.
Baniyah 70 Tahun, Warga Bedeng 48 Desa Balakencono,kec Batanghari Lampung Timur,tampak sedang meratapi nasib di tengah derasnya bantuan dari pemerintah.
Selain renta dan penglihatan ya pun berkurang karna faktor usia,dia mengeluh karena tak pernah terima bantuan selama masa Pandemi Covid-19 , ternyata selain nenek Asyah yang sempat viral tersebut,masih banyak juga di desa Balekencono yang belum terima bantuan selama ini.
Nenek Baniah 70 tahun,nenek Aisyah 48 tahun,nenek Bandi 94 tahun,dan nenek Karsinem 60 tahun.Ke empat nenek tersebut mengaku tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah apalagi mendapatkan bantuan dari anggaran DD yang berupa BLT dari Dana Desa..
Mbah Bandi 94 tahun,mengaku selama tinggal di desa balakencono belum pernah mendapatkan bantuan berbentuk apapun malah kemaren belum lama mendapatkan beras dari pihak kepolisian setempat.
“Saya tinggal dirumah sendiri, makan Terkadang saya di beri sama cucu saya,itupun kalau cucu saya pas ke rumah, kemaren dapat bantuan tapi dari pihak kepolisian mas” ujar mbah Bandi.
Dari informasi yang berhasil di rangkum, Desa Balakencono pada tahun 2020 telah mengganggarkan BLT,DD sebesar 30 persen,atau sebesar Rp274.000.900 dari total bantuan DD tahun 2020 sebagai pagu Dana Desa Rp 913.603.000.
(Tim).



