Blitar,(radar newsid)-Reses menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat, baik tingkat daerah, propinsi, hingga pusat.pada Kali ini Reses di laksanakan di Resto Kopi Lih arena wisata Blitar Park Pojok Garum, Kabupaten Blitar.
Menurut Ir Endro Hermono,MBA dalam reses kali ini kami intinya mengajak para petani bersama sama untuk membangun para petani di Blitar menjadi petani sejahtera ,karena banyak persoalan persoalan pertanian yang tidak bisa di selesaikan di Pusat saja.
Masih Menurut Anggota DPR RI dari Komisi IV dari partai gerindra mengatakan,salah contoh pupuk bersubsidi ini sebenarnya di peruntukan untuk petani yang lahannya kurang dari 2 hektar tetapi kenyataannya ada juga petani yang luas tanahnya 2 hektar ke atas karena mereka petani ya minta juga.
Yang kedua yang namanya petani kan perlu pupuk, tetapi tanaman tebu yang ada di hutan tidak ada jatah untuk subsidi tetapi minta juga subsidi, oleh karena itu akhir menjadi problem problem yang tidak di selesaikan di Pusat, sehingga pusat membuat aturan apapun tetapi jika petani tidak bisa menyesuaikan aturan aturan ya lebih sulit lagi oleh karena itu keduanya harus sinkron.
Endro Hermono menambahkan, untuk itu kita bisa mengambil langkah yang tepat untuk bantuan.maka dari itu kita harus bersama-sama dan bahu membahu pengawasan pupuk bersubsidi.seperti contoh kita ada persoalan di bawah karena masalah alam contohnya harga dan sebagainya di tentukan oleh suplai di berikan saya hanya bisa membantu masyarakat dalam meringankan beban beban yang lain, contoh ketika harga tidak bisa bersaing karena mencari tenaga kerja kan sulit kita datangkan mekanisasi dengan berusaha rundingkan dengan kementrian agar mekannisasi seperti traktor dan sebagainya bisa di turunkan untuk bantuan kepada para petani agar ongkos kerjanya menjadi murah dan petani bisa bersaing harga,”ujarnya.
Terakhir untuk mensiasati kelangkaan pupuk kita juga coba datangkan bantuan mesin pengolahan pupuk makanya ada unit pengolahan pupuk organik, alat alat mesinnya kita datangkan dari pusat tetapi kita harus kordinasikan dengan pemerintah daerah karena ada beberapa daerah yang tidak mau menerima itu.
Contohnya di Kota Blitar kalau kita beri bantuan sapi pasti tetangga banyak yang protes, oleh sebab itu agar tanah subur pupuk organik solusinya.pungkasnya.
(yono)



