Lampung Timur,(radarnews.id)-Bukan Rahasia umum lagi banyak fakta tidak adanya perawatan sekolah,Beberapa gedung sekolah yang bobrok ini merupakan fasilitas ajar mengajar untuk meningkatkan di bidang pendidikan para generasi penerus bangsa khususnya diKabupaten Lampung Timur.Nampak sekali Kondisi Gedung Mulai dari pintu kelas ada yang hilang/lepas ,kusen kaca pecah,plapon jebol serta cat tembok kusam yang sangat memprihatinkan.Kenyataan ini yang terjadi lagi di SMPN 3 Batanghari Nuban Kabupaten Lampung Timur, seperti tidak di ada perawatan dan seperti tidak ada penghuni.
Padahal Pemerintah Pusat sudah kucurkan dana bos di tahun 2020 di SMPN 3 Batanghari Nuban Lampung Timur yang tidak sedikit nilainya bahkan mencapai hingga ratusan juta rupiah.Sehingga menimbulkan pertanyaan,kemanakah dan dikemanakan anggaran dana bos untuk pemeliharaan sekolah tersebut ?
Pada saat tim media kunjungi sekolah,ditemui Supargianto selaku Pustawakan, ia mengatakan jika Kepala Sekolah tidak hadir dikarenakan ada kegiatan.
” Kemarin beliau ( Suyatno.red) mau ke datang ke sekolah karena pengawas mau datang ke sini.Tetapi mendadak ada perubahan jadwal acara di Wawai Karya,jadi enggak hadir.Siswa disini ada 331 dan bendahara bos pak Sutarno.Dewan guru disini ada 30 orang,dan 1 orang guru honor “, kata Supargianto.
Dijelaskan Supargiyanto, bahwa seluruh kegiatan siswa selama pandemi Covid-19 dihentikan.
” Selama pandemi Covid-19,siswa hanya boleh belajar melalui pembelajaran daring.Adapun kegiatan ekstrakulikuler pramuka dan paskib sebelum Covid-19 ada,tetapi saat ini dihentikan “, jelasnya.
Kemudian tim media,menghubungi Suyatno selaku Kepala Sekolah SMPN 3 Batanghari Nuban Lampung Timur,via sambungan Telpon.Ia mengatakan jika perbaikan kerusakan sekolah akan segera dilaksanakan.
” Satu minggu lagi itu bagus semua,suda ada tukang dan alatnya,nanti kita kerjakan.Dananya masih,baru dibeli.Sekolah itu tidak dipake,otomatis rusak dengan sendirinya “, kata Suyatno.
Melihat buruknya keadaan SMPN 3 Batanghari Nuban Lampung Timur,terlihat sebagian pintu kelas tidak ada/hilang,kaca jebol,cat kusam.Padahal, anggaran dana bos tahun 2020 untuk pemeliharaan sarana dan prasarana telah diterima.
Namun, Suyatno selaku Kepala Sekolah berdalih,mengatakan bahwa dana bos untuk pemeliharaan tersebut masih ada.
” Dananya masih ada,nanti akan secepatnya kami perbaiki “, jawab Suyatno.
Diketahui,melalui laporan data online anggaran dana bos yang telah diterima oleh SMPN 3 Batanghari Nuban Lampung Timur ditahun 2020,berjumlah Rp. 371.030.000 terdiri dari :
# Triwulan 1 Rp. 112.200.000
– Pemeliharaan dan prasarana sekolah Rp.11.281.000
– Pengembangan profesi guru Rp.6.900.000
– Kegiatan Evaluasi Pembelajaran Rp.8.400.000
– Pengelolaan Sekolah Rp.14.754.000
– Kegiatan pembelajaran dan Ekstrakulikuler Rp.18.155.000
– Layanan daya dan jasa Rp.23.690.000
– Penerimaan siswa baru Rp.11.220.000
# Triwulan 2 Rp. 149.600.000
– Tidak ada pelaporan
# Triwulan 3 Rp. 109.230.000
– Tidak ada pelaporan
Melihat fakta akan buruknya sarana dan prasarana di SMPN 3 Batanghari Nuban Lampung Timur,tanpa ada pemeliharaan dan perawatan.Sepertinya dinas terkait dan dinas pendidikan Kabupaten Lampung Timur, tutup mata akan persoalan yang terjadi.
Tim media juga menghubungi Prapto, selaku Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Timur,melalui sambungan telpon,tetapi tidak diangkat.jadi terkesan terkesan menghindar tidak Mau di Komfirmasi ini diduga kuat adanya Korupsi berjamaah dana BOS di Kab Lampung timur.
(red).



