Beranda Bandar Lampung Komisi V: Anggaran Konsumsi Atlit KONI habiskan Rp3,8 Miliar dalam Lima Bulan

Komisi V: Anggaran Konsumsi Atlit KONI habiskan Rp3,8 Miliar dalam Lima Bulan

481
BERBAGI

Bandarlampung, (radarnews.id)-Anggota Komisi V DPRD Lampung Budhi Condrowati mengatakan, anggaran KONI provinsi Lampung habiskan Rp 30 Miliar, ini tidak masuk akal. Perlu ada kajian khusus.

Untuk konsumsi atlet atau makan minum selama lima bulan (Januari- Mei) mencapai 3.8 miliar.

“Jika dihitung berdasarkan data ini misalnya 135 kotak x 135000 x 27 hari itu jumlahnya 492 juta bukan 3.8 miliar.Kok bisa 492 juta jadi 3,8 miliar di laporan,”ujarnya saat hearing di komisi V antara KONI dan komisi V, Rabu 30/6/2021.

Menurutnya anggaran ini tidak masuk akal, untuk nasi kotak masa segitu tolong dijelaskan untuk apa-apa. Kemudian rapat sekretariat bisa 100 juta ini juga fantastis coba coba dijelaskan apalagi ini ditengah pandemi Covid-19,” katanya.

Dalam laporan pertanggungjawaban KONI Lampung tahun anggaran 2020 memiliki tiga kejanggalan

Tiga kejanggalan tersebut yakni

1.Anggaran laundry pakaian atlet yang mencapai Rp 172 juta.

2. Kedua konsumsi (makan minum) selama enam bulan (Januari sampai Mei) menghabiskan Rp 3,8 miliar,

3. biaya rutin atau biaya rapat sekretariat mencapai Rp 100 juta.

“Anggaran laundry di bulan Januari-Februari mencapai Rp172juta, laundry apa sih kok sampai segitu banyaknya. Kan sekarang masih pandemi atlit banyak yang libur, yang rasional dikit dong klo anggarin,”ungkapnya berapi-api.

Sementara, Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan mengatakan, anggaran ini harus digunakan sebaik-baiknya dan sesuai dengan prestasi yang dicapai.

“Jadi jangan sampai biaya besar tetapi prestasi yang ingin dicapai tidak tercapai dan sepanjang anggaran ini untuk kebutuhan atlet kita support, misalnya rapat-rapat itu tadi yang menghabiskan anggaran banyak dikurangilah karena kan kalau dananya bisa digunakan untuk atlet ya ke atlet sajalah biar bisa dicapai target kita,” ungkapnya.

Ketua Bidang Umum KONI Lampung Arbain Semendawai mengaku untuk anggaran yang dikeluarkan tersebut memang sesuai dan memang anggaran tersebut diperuntukkan untuk 140 atlet Lampung.

“Pertama saya menyampaikan laundry ini memang diperuntukan untuk 140 atlet mulai dari laundry pakaian pribadi bahkan pakaian olahraga jadi sesuai karenakan mereka disuruh fokus untuk PON makanya untuk pakaian di laundry ,” ujarnya.

Untuk konsumsi atlet selama lima bulan memang mencapai 3.8 miliar dan itu diperuntukkan untuk makan dan minim atlet (mulai dari makan pagi,siang, malam) serta buah-buahan dan susu.

“Pengadaan konsumsi dilakukan secara langsung (Dengan cara penunjukan langsung pihak ketiga yang melakukan pengadaan konsumsi dan itu ganti-ganti pihaknya supaya atlet tidak bosan) dan iya memang segitu biayanya,” katanya.

(Han).