Beranda Daerah Mobil Fuso Bermuatan Kayu Balok Glondongan, Terjebak Amblas Di Pertigaan Stadion Tejo...

Mobil Fuso Bermuatan Kayu Balok Glondongan, Terjebak Amblas Di Pertigaan Stadion Tejo Sari Metro

434
BERBAGI

Metro Lampung, (Radarnews.id)- Sebuah truk Fuso dengan Nopol H 1528 VL bermuatan kayu karet glondongan terjebak karena amblas di pertigaan Stadion Tejo Sari tepatnya dipertigaan Jalan kearah SMAN 4 Metro, Supir ini nyasar salah jalan, nyaris terguling di Jalan Raya Stadion Tejo Sari 24A Metro Timur Kota Metro, Jumat (3/6/2020) kemarin sekitar Pukul 20.00 Wib malam sabtu.

Mobil truk fuso yang di kemudikan (Sopir Red) Bapak Yanto bermuatan kayu karet yang berbentuk balokan dari Seputih Banyak, Lampung Tengah, dengan tujuan Natar Lampung Selatan, apesnya Supir ini nyasar melalui jalan Raya Stadion Tejo Sari dan mobil amblas ketika mau mundur berbalik arah, truk tersebut amblas.

“Saya belum tau jalan di Metro, gak taunya nyampe sini. Pas mundur ban mobil Saya amblas” kata Yanto menyesalkan kejadian tersebut.

Perjalanan Pak Yanto dari Seputih Banyak Lampung Tengah lewat lintas timur, berhubung di kota Metro ada ferboden yang tidak bisa dilewati mobil truk, saya belok kiri terus jalan dan nyasar ke arah Stadion Tejo Sari ini,” jelas Yanto kepada Media.

“Kita sudah meminta bantuan beberapa Teman Supir, untuk mendorong mobil namun belum berhasil, sampai sampai pintu mobil penyok, jalan amblas ban mobil sulit berputar”, ujar Yanto.

Beberapa saksi mata yang melihat Supir ini seperti Paryono mengatakan mobil fuso ini nyasar salah jalan yang seharusnya belok kiri dari pertigaan Alpamart Tejo Agung, Si sopir malah lurus ke jalan raya stadion.

Beberapa titik dijalan raya stadion sudah mulai berlobang dan perlu diperbaiki, apa lagi sebentar lagi akan ada acara peringatan HUT Kemerdekan Republik Indonesia ke 77, tepatnya pada bulan Agustus tahun 2022 sebentar lagi,” ujar Paryono.

Pemerintah Daerah, perlu secepatnya memperbaiki sebelum ada kejadian mobil terguling di Jalan Raya Stadion Tejo Sari Metro Timur dan anak-anak yang akan pergi dan berangkat ke sekolah SMAN 4 dan SMPN 7 Metro tidak terjadi kecelakaan,” ujar Paryono dengan penuh harapan.

(Krisna).