Beranda Bencana Alam Pasca Rumahnya Di Timpah Pohon, Pemkot. Dianggap Tak Peduli

Pasca Rumahnya Di Timpah Pohon, Pemkot. Dianggap Tak Peduli

292
BERBAGI

Metro Lampung, (Radarnews.id) – Buntut rusaknya kediaman pribadi Pengacara kondang Alif Suherly Masyono (ASM), akibat tertimpa pohon keluwe milik Tetangga, kini berbuntut panjang. Jum’at pagi kepada Radarnews grup, ASM, SH. malah menyalahkan Pemerintah kota Metro.

Menurut-nya Pemerintah kota Metro selama ini melakukan pembiaran terkait pelanggaran Perda, beruntung hanya beberapa material rumah saja yang rusak, dengan kerugian yang tida seberapa, sekitar Rp 20.000.000,- bagai mana seandainya saat kejadian sampai ada Korban jiwa, siapa yang bertanggung jawab. Menurutnya yang pasti Pemkot Metro, kenapa demikian.

“Menurut Saya selama ini, Pemkot Metro melakukan pembiaran, apa mungkin setiap ada operasi dari Petugas Dinas Perumahan dan pemukiman, kemudian kabur karena takut Pemiliknya keluarin golok. Yang jadi pertanyaan, masa sih Pemerintah kalah dengan Warga” tukas Herly, SH.jum’at (31/3/2023).

Kalau sampe kejadian seperti itu terus menerus, mau jadi apa Negara ini, seandainya Keluarga Saya meninggal dunia akibat tertimpa pohon Tetangga tersebut, lalu siapa yang bertanggung jawab”, ungkap Pengacara yang biasa disapa Herly itu kesal.

Menurut Herly pasca kejadian pohon roboh mengakibatkan rumahnya rusak, membuat pertanyaan liar Publik bermunculan, karena tidak ada tindakan tegas apalagi Hukum kepada Warga Pelanggar aturan.

Untuk itu, Pengacara Keluarga satu satunya di kota Metro, Kamis sore kemarin telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Timur. Sebab Dirinya menilai tidak ada niat baik dari Pemilik pohon yang menimpa rumahnya tersebut.

Untuk itu perlu ditindaklanjuti secara hukum, selain itu, Dirinya meminta pohon pohon lainnya ditebang, seperti yang berada disebelah rumahnya dan dipinggir jalan, sebab di pinggir jalan tersebut banyak Orang seperti Pedagang kelapa muda dan lainnya.

“Saya sudah buat laporan Polisi atas kejadian yang menimpa kediaman Kami sore kemarin, laporan ini sebagai bentuk protes Saya kepada Pemilik pohon, agar pohon pohon yang lain tidak mengganggu Tetangga, ungkap Suherly, SH.

Untuk itu Dirinya meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan pemotongan pohon yang dinilai membahayakan nyawa Orang lain.

“Seandainya ada kendaraan atau Orang yang tertimpa pohon tersebut, lalu siapa yang bertanggung jawab, ini jelas yang disalahkan pasti Pemerintah” pungkas Suherly.

(Krisna).