Mesuji,(radarnews.id) – Stunting adalah gangguan pertumbuhan pada anak akibat dari kurangnya asupan gizi dari 1000 hari kelahiran pertama. Tanda anak terkena stunting ditandai dengan postur panjang/tinggi badan yang dibawah standar.
Dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari Presiden, Pemerintah Pusat sampai dengan Bupati tak pernah berhenti melakukan sosialisasi gerakan gotong royong cegah stunting. Seperti halnya Camat Mesuji Amad Ropi’i telah menggulirkan gerakan orang tua asuh untuk mendampingi ibu hamil dan bayi dibawah tiga tahun.
Gerakan orang tua asuh yang dicanangkan oleh Bupati Mesuji yang diarahkan kepada jajaran ASN dan SKPD akhirnya kini telah banyak menggerakan elemen jajaran Pemerintah yang ada di Kabupaten Mesuji terlibat bergerak secara gotong royong lakukan aksi cegah stunting.
“Sesuai instruksi Bupati Mesuji seluruh ASN juga Kepala Desa khususnya wilayah Kecamatan Mesuji, baik itu Camat, Sekmat, para Kasi-Kasi yang ada di kantor Kecamatan agar bisa menjadi orang tua asuh,” ucapnya, Kamis (06/04/2023).
Dan tidak hanya pegawai Kecamatan saja, kita juga menyarankan agar Para Kelapa Desa, Kepala Sekolah SD, Kepala Sekolah SMPN dan para Kepala UPTD semuanya kita harapkan bisa menjadi orang tua asuh anak Stunting, minimal memiliki satu anak Stunting. Tambahnya
“Dan saya berharap, semoga dengan gerakan gotong royong program Orang Tua Asuh Anak Stunting ini, wilayah Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji bisa jadi zero Stunting” tutupnya.
(hdz).



