Mesuji,(radarnews.id) – Pernak – pernik 17 Agustus sudah mulai dijualbelikan seperti bendera merah putih oleh pedagang di Kabupaten Mesuji. terpantau di Jalan Brabasan, Depan Tugu Macan, Kecamatan Tanjung Raya, para pedagang dadakan optimis geliat ekonomi tahun ini lebih baik.
“Geliat dagang bendera merah putih dan pernak-perniknya di tahun ini tidak separah beberapa tahun yang lalu, kalo tahun lalu itu kita semua dihantam pandemi Covid-19,” kata Rian, salah satu pedagang kepada media ini, Senin (07/08/23).
Menurutnya, sejak dua tahun lalu Pemerintah terapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Ia bersyukur tahun ini sudah kembali normal.
Menurutnya, memang menjelang momen Agustusan, animo masyarakat membeli bendera maupun aksesoris pendukung baik umbul-umbul, banner, bandir maupun background cukup telbilang tinggi.
“Biasanya animo masyarakat meningkat setelah tanggal 1 Agustus. Untuk akhir-akhir Juli ini masyarakat yang membeli masih sedikit. Omzet penjualan per hari paling di kisaran Rp 300.000 – 500.000 per hari,” tutur Rian.
Namun, memasuki bulan Agustus seperti saat ini, biasanya animo masyarakat meningkat tajam. Jika berkaca pada tahun sebelumnya yang dilakukan oleh rekan – rekan sepropesiya, omzet penjualan bisa mencapai Rp 1 juta lebih per hari.
“Saya hanya berjualan saat momen Agustusan saja, hari-hari biasa tidak berjualan. Keuntungan hasil berjualan bendera ini cukup untuk kebutuhan rumah tangga,” aku warga SP A, Kecamatan Simpang Pematang itu.
Terpisah, pedagang bendera lain menyebutkan, respon masyarakat untuk membeli bendera merah putih maupun aksesoris pendukung kemeriahan Agustusan tahun ini terbilang sangat bagus.
“Banyak masyarakat di Mesuji ksususnya yang mencari bendera maupun aksesoris lain sebelum momen Agustusan, jadi saya mengambil kesempatan bagus ini untuk berjualan bendera dadakan,” singkatnya.
(hdz).

