Beranda Daerah Toko Disepanjang Jalan Suttan Syahrir Yang Cor Beton Tidak Beroperasi

Toko Disepanjang Jalan Suttan Syahrir Yang Cor Beton Tidak Beroperasi

308
BERBAGI

Metro Lampung (Radarnews.id)-Terhentinya Pembangunan Cor Beton Jalan Suttan Syahrir, Pemborongnya Salahkan Pemerintah yang tidak membayar hasil kerja Mereka.

Pemborong jalan rigid cor beton Suttan Syahrir salahkan Pemerintah yang tidak membayar pekerjaan Mereka, hal itu diakui Dhani Firnando melalui akun face book saat mengomentari postingan Warga soal spanduk yang terpampang di TKP jalan cor beton tersebut, yang bertuliskan “Kami sudah tidak punya uang lagi”.

“Dangkal amat pola pikir mu Bos” begitulah kira kira tanggapan Dhani Firnando atas komen Warga terkait spanduk yang bertuliskan “Kami sudah tidak punya uang lagi”.

Termasuk toko toko di sepanjang Jalan Suttan Syahrir yang dibangun menggunakan cor beton kebanyakan tutup, lantaran tidak tahan dengan debu yang berterbangan, sehingga mengotori tempat usaha Mereka.

Salah seorang Pengusaha obat bernama Ibu Ning. Beliau adalah Pedagang obat di jalan tersebut, meski Apotik nya buka, tapi harus dilapis dengan dinding kaca, semua itu Ia lakukan untuk menghindari debu masuk dan mengotori tempat usahanya.

“Yang pasti omzet Kita menurun lebih dari lima puluh persen” akunya saat dimintai keterangan terkait terhentinya pembangunan di TKP baru baru ini.

Untuk itu Dia meminta kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera menyelesaikan pembangunan tersebut, sehingga aktivitas Warga bisa normal kembali.

“Kalau begini terus bisa sekarat usaha Kami, coba lihat Toto toko lainnya pada tutup” ketus Ibu Ning.

Lain lagi dengan Bagindo, pedagang nasi Padang ini merasa sangat terganggu dengan proses pembangunan yang berlarut larut seperti ini. Dia sudah merasa jenuh dengan keberadaan jalan yang dibangun tapi tidak kunjung usai tersebut.

“Cobalah Pemerintah segera selesaikan pembangunan jalan ini, sehingga Kami yang punya usaha rumah makan bisa beraktivitas normal kembali” ungkap jengkel.

(Krisna).