Metro Lampung ,(Radarnews.id)- Lukman Hakim marah besar atas carut marutnya pembangunan kota Metro, termasuk semua yang terlibat didalam pemerintahan, oleh karena Dia mengingatkan Pemerintah yang sedang berkuasa saat ini. Seharusnya setiap posisi di Pemerintahan itu diisi Orang Orang yang betul betul memahami tugas pokoknya masing masing, jangan sampai sebuah Dinas diisi oleh Orang yang tidak memiliki kemampuan di OPD nya yang dipimpin.
Termasuk semua Kepal OPD juga harus memahami apa yang dibutuhkan, sehingga tidak terbentur atau kalah sebelum berperang, saat ini Dirinya merasa bahwa Pemimpin di kota ini harus mampu meminta dengan baik semua keperluan kota. termasuk Dinas pekerjaan Umum dan perencanaan dari Bappeda juga harus tahu posisi Mereka masing masing untuk melakukan hal hal yang sesuai keinginan Masyarakat.
“Jangan sampai karena kebutuhan pribadi harus mengorbankan kepentingan Rakyat, itu tidak baik dan bukan jiwa seorang Pemimpin” sesalnya.
Sebab Metro ini kecil, tapi Masyarakatnya sudah pada cerdas, contoh kecil saja, tuga pena itu seharusnya belum perlu dirombak. karena membuatnya dulu atas pemikiran dari Rakyat Metro, akan tetapi saat ini sudah dipugar. seharusnya dipikirkan dulu, apakah sebuah bangunan tersebut memiliki sejarah terkait status Metro sebagai kota pendidikan.
Lukman menilai bahwa masih banyak yang lebih penting, Dirinya menyesalkan dipugarnya tugu pena yang baru beberapa tahun di bangun.
“Termasuk tugu pena yang melambangkan sebuah kota pendidikan juga turut diganti, entah apa kira kira nama yang di sematkan kepada tugu yang melambangkan kota pendidikan tersebut” tegasnya.
Belum lagi Istrinya yang seorang punya keahlian dibidang kesehatan, malah ditempatkan sebagai Staf Ahli Walikota. inikan menurutnya tidak bagus, seharusnya menempatkan seseorang itu harus dilihat kemampuan apa yang dimiliki oleh yang bersangkutan.
oleh karena itu Dirinya tidak sepaham kalau dari atas hanya minta sesuatu asal jadi saja, sebab jabatan Walikota itu sangat strategis, disitu harus dilihat apa apa yang dibutuhkan Rakyat, dan semua itu harus dipilah pilah. sehingga tidak terjadi Miss comucation dibawah.
“Seharusnya menempatkan seseorang pada sebuah jabatan, dilihat dulu apa kira kira kemampuan yang bersangkuta. ini Dokter ditaro jadi Staf Ahli. itukan tidak nyambung” paparnya.
Karena yang dibutuhkan Masyarakat itu yang utama jalan, penerangan. Padahal pondamennya sudah Dia letakkan saat Dirinya menjabat Walikota sebelumnya. Sehingga Orang Orang yang berkualitas satu persatu menyingkir dari kota Metro, ada yang ke Bandar Lampung, ke Pesawaran dan sebagainya.
sebab Walikota adalah Jabatan terhormat, jadi kedepan harus dipilih betul apa begron yang akan menjadi Walikota, jangan beli kucing dalam karung. harus diketahui begro Calon Walikota mendatang, apa betul betul Orang memiliki kemampuan untuk mengurus Metro ini kedepan.
“Sehingga kedepan Kita harus memilih seorang Walikota itu harus cermat. jangan karena Calonnya banyak duit, inilah akibatnya kalau salah memilih seseorang sebagai Walikota Metro” pungkas Lukman Hakim.l
(Krisna).



